Pemkab Pasaman Barat Laporkan Progres Pemulihan Pascabencana, Empat Warga Masih Hilang

Pemkab Pasaman Barat Laporkan Progres Pemulihan Pascabencana, Empat Warga Masih Hilang
Sekda Pasbar, Doddy San Ismail menyampaikan progres pemulihan pascabencana di daerahnya. (Foto: Kominfo Pasbar)

Spektroom - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus mempercepat upaya pemulihan pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail didampingi Kalaksa BPBD Jhon Edwar dan Kadis Kominfo Armen menyampaikan perkembangan terkini pada Rabu (3/12/2025) malam dari Posko Komando Bencana Alam Kabupaten Pasaman Barat.

Sekda Doddy mengungkapkan bahwa akses jalan menuju beberapa lokasi terdampak mulai berangsur pulih.

“Sudah mulai bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat tertentu. Namun hingga hari ini masih ada dua jorong yang sulit diakses,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami pemadaman listrik sudah kembali dialiri listrik hingga Rabu sore.

Meski kondisi mulai membaik, proses pencarian korban longsor masih berlangsung.

“Empat orang lagi yang belum ditemukan,” ujarnya saat ditanya mengenai jumlah korban yang masih hilang.

Dari sisi logistik, pemda memastikan pasokan bantuan dapat masuk ke daerah terdampak.

“Logistik sudah bisa masuk dan malam ini kami bersama Pertamina melakukan operasi pasar LPG di Kecamatan Talamau,” jelasnya.

Terkait tahap pemulihan, Doddy mengimbau masyarakat tetap waspada menghadapi potensi bencana susulan.

“Walaupun bencana sudah mulai reda, kami berharap masyarakat tetap siaga. BMKG juga mengimbau adanya potensi banjir rob di kawasan pantai, sehingga kewaspadaan tetap perlu dijaga,” katanya.

Pada aspek ketahanan pangan, Sekda Doddy menyebutkan bahwa lahan pertanian yang terdampak banjir dan longsor cukup luas. Ia berharap pemulihan sektor pertanian dapat segera dilakukan setelah masa tanggap darurat berakhir. Sementara itu, ketersediaan sembako dinilai masih aman.

“Insyaallah Jumat akan ada tambahan beras bantuan sekitar 45 ton,” ujarnya.

Sekda juga memastikan bahwa dua jorong masih dalam kondisi terisolasi, yakni Jorong Katiagan dan Jorong Tombang. Upaya pembukaan akses segera dilakukan setelah proses evakuasi korban selesai.

“Setelah evakuasi, kita akan membuka akses menuju Jorong Tombang,” paparnya.

Untuk percepatan pemulihan infrastruktur, Pemkab Pasaman Barat terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas BMCKTR. Doddy menegaskan bahwa akses jalan provinsi menuju Kecamatan Talamau saat ini sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

“Koordinasi terus berjalan dan kita berharap akses menuju Kecamatan Talamau kembali lancar dalam waktu dekat,” tutupnya. (RRE/Rel)

Berita terkait

Kunjungi Tanimbar, Kapolda Maluku Kawal Kesiapan Groundbreaking Blok Masela, Tegaskan Komitmen Jaga Investasi Strategis Nasional

Kunjungi Tanimbar, Kapolda Maluku Kawal Kesiapan Groundbreaking Blok Masela, Tegaskan Komitmen Jaga Investasi Strategis Nasional

Ambon–Spektroom: Menjelang pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela yang dijadwalkan pada akhir Juni 2026, Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto, turun ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk memastikan kesiapan pengamanan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat guna menjamin kelancaran salah satu proyek energi terbesar di Indonesia. Kunjungan

Eva Moenandar, Bian Pamungkas