Pemkab Sleman Beri Penghargaan bagi Wilayah yang Lunas Awal PBB-P2 2026
Sleman – Spektroom: Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan penghargaan kepada kapanewon, kalurahan, dan padukuhan yang berhasil melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) lebih awal pada 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dalam High Level Meeting yang digelar di Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Sleman mendorong kepatuhan wajib pajak sekaligus mempercepat penerimaan pajak daerah.
Sekretaris BKAD Sleman Widodo mengatakan, realisasi penerimaan PBB-P2 hingga 26 Agustus 2026 telah mencapai Rp86,34 miliar atau sekitar 95 persen dari target Rp90 miliar.
“Capaian ini menunjukkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya terus meningkat,” kata Widodo.
Dari sisi kewilayahan, lima kapanewon telah mencapai pelunasan 100 persen, yakni Cangkringan, Turi, Seyegan, Moyudan, dan Minggir. Selain itu, 42 kalurahan atau sekitar 49 persen dari total 86 kalurahan serta 749 padukuhan atau sekitar 62 persen dari total 1.212 padukuhan juga telah mencatatkan pelunasan awal PBB-P2.
Menurut Widodo, capaian tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya tertib pajak sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Sleman.
Sementara itu, Danang Maharsa mengapresiasi jajaran kapanewon, kalurahan, dan padukuhan yang mampu mendorong masyarakat menyelesaikan kewajiban PBB-P2 lebih awal.
“Capaian hingga hari ini sangat membanggakan. Lima kapanewon, 42 kalurahan, dan 749 padukuhan telah berhasil lunas awal PBB-P2. Keberhasilan ini merupakan buah sinergi antara Pemkab, BKAD, kapanewon, kalurahan, padukuhan, para dukuh, dan seluruh wajib pajak,” ujar Danang.
Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti pada pemenuhan target penerimaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.