Trending

Pemkab Sleman Gelar Upacara Peringatan Hardiknas, Harkitnas ke-118, dan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026

Pemkab Sleman Gelar Upacara Peringatan Hardiknas, Harkitnas ke-118, dan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026
Karyawan-karyawati di Pemkab Sleman sedang mengikuti upacara bendera memperingati Hardiknas,Harkitnas ke 188 dan Hari Kearsipan ke 55 Tahun 2026 bertempat di Lapangan Pemda Sleman. (Foto: Fatmawaty)

Sleman-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, dan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 di Lapangan Pemda Sleman, Rabu (20/5/2026).

Bertindak sebagai inspektur upacara, Ketua Pengadilan Negeri Sleman Wari Juniati. Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), serta perwakilan pelajar.

Dalam amanat Bupati Sleman yang dibacakan Wari Juniati, mengatakan peringatan Hardiknas menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Pendidikan memiliki peran strategis, tidak hanya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk manusia yang berkarakter, berintegritas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Melalui tema Hardiknas 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, seluruh elemen masyarakat diajak bergotong royong menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan merata.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, sekolah, keluarga, dunia usaha, media, dan masyarakat harus berjalan beriringan menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing,” ujar Wari Juniati.

Selain memperingati Hardiknas, upacara tersebut juga menjadi momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang saat ini tengah dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan zaman.

Semangat Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa lahir dari kesadaran kolektif untuk bersatu, berpikir maju, dan terus berinovasi. Tantangan bangsa saat ini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan upaya membangun kedaulatan di bidang pengetahuan, teknologi, dan karakter di tengah perkembangan era digital.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan pentingnya penguatan karakter generasi muda melalui nilai-nilai budaya lokal dengan filosofi “Mulat Sarira Lumangkahing Jumangkah Jatraning Laku”. Filosofi tersebut mengajarkan pentingnya mawas diri, tanggung jawab, dan kebijaksanaan dalam setiap langkah kehidupan.

“Melalui filosofi tersebut, saya mengajak seluruh masyarakat Sleman untuk terus membangun budaya belajar, budaya disiplin, budaya gotong royong, dan budaya inovasi. Karena kebangkitan bangsa sesungguhnya dimulai dari kualitas manusianya,” lanjutnya.

Upacara ini juga memperingati Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 dengan tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa arsip bukan sekadar rekaman masa lalu, tetapi juga merupakan sumber daya strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Arsip berfungsi sebagai penjaga memori kolektif, sumber data dan informasi, serta fondasi dalam pengambilan keputusan dan pelayanan publik yang akuntabel dan transparan.

Berita terkait

Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Perempuan dalam Dunia Kerja dan Kepemimpinan

Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Perempuan dalam Dunia Kerja dan Kepemimpinan

Malang - Spektroom : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, menyoroti kesenjangan partisipasi perempuan dalam dunia kerja dan keterwakilan di posisi strategis kepemimpinan. Meski akses perempuan ke sektor ekonomi terus berkembang, kesempatan menduduki jabatan pengambil keputusan dinilai masih belum setara. Persoalan tersebut disampaikan Arifatul dalam Women’s

Buang Supeno
Dari Rempah Lokal Menuju Pangan Fungsional, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate Angkat Potensi Antidiabetik Fuli Pala

Dari Rempah Lokal Menuju Pangan Fungsional, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate Angkat Potensi Antidiabetik Fuli Pala

Ternate–Spektroom : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Ternate menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar dengan tema “Antidiabetik Fuli Pala dan Potensinya dalam Pengembangan Pangan Fungsional”. Kegiatan berlangsung di Ruang Multifungsi Poltekkes Kemenkes Ternate dengan menghadirkan Dr. Hasbullah, S.TP., M.Sc. sebagai narasumber dan moderator Dr. Fahmi Abdul Hamid, SKM.

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Surabaya Siapkan Yustisi Massal, Pembuang Sampah Liar Terancam Denda Rp3 Juta

Surabaya Siapkan Yustisi Massal, Pembuang Sampah Liar Terancam Denda Rp3 Juta

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan operasi yustisi massal untuk menindak warga maupun pelaku usaha yang masih membuang sampah sembarangan. Penindakan akan dilakukan serentak dengan melibatkan aparat lintas sektor, menyasar 94 titik pembuangan sampah liar yang tersebar di seluruh kecamatan. Langkah tersebut dilakukan menyusul pemberlakuan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor

Bian Pamungkas