Pemkab Tanah Datar dan UPN Bukittinggi Sepakat Kolaborasi, Fokus Penanganan Kesehatan Pasca Bencana

Pemkab Tanah Datar dan UPN Bukittinggi Sepakat Kolaborasi, Fokus Penanganan Kesehatan Pasca Bencana
UPN Bukittinggi laksanakan pengabdian masyarakat di daerah terdampak bencana Tanah Datar. (Foto: Kominfo: Tanah Datar)

Spektroom - Kolaborasi Pemkab Tanah Datar dengan Universitas Prima Nusantara (UPN) Bukittinggi lewat Program pengabdian kepada masyarakat tanggap darurat bencana bidang medis dan kesehatan mulai dilaksanakan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar Aries Sumantri usai pertemuan antara UPN dengan Pemerintah Daerah Tanah Datar yang disambut Wakil Bupati Ahmad Fadly S.Psi di Posko Utama Batu Taba, Kecamatan Batipuh Rabu, (17/12/2025)

Dia menyampaikan bahwa UPN merupakan salah satu perguruan tinggi yang terpilih dan difasilitasi oleh pemerintah pusat untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat tanggap darurat bencana, dan Tanah Datar menjadi lokasi yang diusulkan serta disetujui untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

“UPN telah mengajukan proposal pelaksanaan pengabdian masyarakat tanggap darurat bencana di Kupaten Tanah Datar dan memulai kegiatannya pada 17 Desember hingga 25 Desember 2025 yang berpusat di Posko Utama Batu Taba,” ujar Aries.

Aries menjelaskan ada lima program yang dilaksanakan UPN yaitu Siaga Sehat Mobile Kit, EduCare Anak Tangguh, Hygiene Care Box Pengungsi, Instalasi Teknologi Sanitasi Air Bersih dan Safety Environment for Recovery dan Bunda Siaga Darurat.

“Untuk hari ini (Rabu), kegiatan difokuskan pada pelayanan kesehatan dan kebersihan pengungsi, dengan lokasi yang akan ditentukan berdasarkan hasil koordinasi dan kebutuhan lapangan,” katanya.

Lebih lanjut, Aries menyebut sesuai arahan Wakil Bupati Ahmad Fadly, tim UPN yang bertugas akan didampingi Dinas Kesehatan dan akan berkolaborasi dengan tim bantuan yang ada di Puskesmas Batipuh Selatan.

“Setiap hari UPN akan menurunkan 10 orang anggota tim, yang akan berotasi setiap tiga hari. Dalam pelaksanaan kegiatan lapangan, tim akan didampingi oleh satu orang dari Dinas Kesehatan dan satu orang dari Puskesmas, sesuai arahan pemerintah daerah,” terangnya.

“Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan dan percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana di Tanah Datar,” tutup Aries. (RRE/et/tari)

Berita terkait

Kendalikan Inflasi, Pemkab Pasbar Gandeng BI dan Bulog gelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Dua Kecamatan

Kendalikan Inflasi, Pemkab Pasbar Gandeng BI dan Bulog gelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Dua Kecamatan

Pasaman Barat-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat dan Perum Bulog Cabang Bukittinggi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di dua kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah. GPM dilaksanakan di Pasar Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, pada Rabu

Rafles
Pemkab Tanah Datar Gelar Forum  Kemitraan Kesehatan, Perkuat Komitmen Pelayanan Bagi Masyarakat

Pemkab Tanah Datar Gelar Forum Kemitraan Kesehatan, Perkuat Komitmen Pelayanan Bagi Masyarakat

Tanah Datar-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dan Pemangku Kepentingan Tingkat Kabupaten Tanah Datar Semester I Tahun 2026 yang digelar di Emersia Hotel Batusangkar, Kamis (18/6/2026). Kegiatan

Rafles
Presiden Prabowo Tegaskan Himbara sebagai Motor Ekonomi Nasional dengan Kapitalisasi Rp1.100 Triliun

Presiden Prabowo Tegaskan Himbara sebagai Motor Ekonomi Nasional dengan Kapitalisasi Rp1.100 Triliun

Jakarta-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama jajaran komisaris dan direksi Himpunan Bank Negara (Himbara) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/06/2026). Dalam pertemuan tersebut Kepala Negara menegaskan peran strategis bank Himbara bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam keterangannya usai pertemuan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO

Rafles