Pemko Batam dan BPS Perkuat Kolaborasi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Batam- Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam memperkuat kolaborasi untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Masyarakat dan pelaku usaha diminta aktif berpartisipasi dengan memberikan data yang benar sesuai kondisi usaha.
Ajakan itu disampaikan dalam Rapat Evaluasi Sensus Ekonomi Kota Batam 2026 yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, di Ruang Rapat Hang Nadim, Kantor Wali Kota Batam, Selasa (11/8/2026).
Kepala BPS Kota Batam, Devi Indriastuti, mengatakan keterlibatan pemerintah daerah dan pelaku usaha, termasuk sektor UMKM, sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat.
“Tanpa keterangan yang benar, gambaran perekonomian Kota Batam tidak akan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Data menjadi dasar dalam menentukan kebijakan,” ujar Devi.
Menurut dia, BPS berkewajiban menghimpun data ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut selanjutnya menjadi pijakan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Sementara itu, Firmansyah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Batam mendukung pelaksanaan SE2026 dengan memberikan informasi yang dibutuhkan petugas sesuai ketentuan..

Ia juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha menerima petugas sensus yang dilengkapi identitas resmi serta memberikan keterangan secara jujur dan lengkap.
“Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi, meningkatkan iklim investasi, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” kata Firmansyah.
SE2026 mencakup berbagai sektor usaha, mulai perdagangan, industri, jasa hingga UMKM. Hasil pendataan diharapkan mampu memberikan gambaran terkini mengenai kondisi ekonomi Batam sekaligus memperkuat perencanaan pembangunan di daerah dan nasional.
Pendataan lapangan SE2026 berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pemko Batam berharap partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dapat menghasilkan data berkualitas sebagai pijakan pembangunan ekonomi Kota Batam.