Pemko Sawahlunto dan Kemenag Perkuat Sinergi Pendidikan serta Pembinaan Generasi Muda
Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, pembinaan generasi muda, dan penguatan kegiatan keagamaan melalui pertemuan silaturrahim yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026).
Silaturrahim tersebut dilakukan antara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., MM, dengan Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, S.IP.
Pertemuan membahas sejumlah isu strategis yang dinilai penting untuk ditindaklanjuti secara bersama oleh pemerintah daerah dan Kemenag.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyoroti perkembangan perilaku peserta didik di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital.
Menurutnya, penggunaan smartphone dan game online yang tidak terkontrol mulai memberi pengaruh negatif terhadap anak-anak usia sekolah.
Pemerintah daerah, kata Riyanda, saat ini memberi perhatian serius terhadap kondisi tersebut agar tidak berdampak lebih luas terhadap karakter dan masa depan generasi muda di Kota Sawahlunto.
“Kami berharap madrasah terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda, sekaligus sebagai langkah antisipasi terhadap dampak negatif perkembangan teknologi,” ujar Riyanda Putra.
Selain membahas pendidikan dan pembinaan generasi muda, Wali Kota juga menyinggung persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Ia menilai capaian Sawahlunto pada pelaksanaan MTQ sebelumnya masih belum sesuai harapan sehingga diperlukan pembinaan yang lebih serius dan berkelanjutan.
Menurut Riyanda, peningkatan prestasi MTQ tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan sistem pembinaan yang terstruktur sejak dini.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kemenag Kota Sawahlunto Dr. H. Zulkifli menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program Pemerintah Kota Sawahlunto, khususnya dalam penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda berbasis Al-Qur’an.
Dalam kesempatan itu, Zulkifli juga menyampaikan sejumlah saran strategis terkait penguatan pembinaan MTQ di Kota Sawahlunto. Salah satunya dengan melakukan pendataan terhadap anak-anak Sawahlunto yang memiliki potensi di bidang tilawah dan keagamaan, termasuk mereka yang menempuh pendidikan di luar daerah.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan guru pembina yang kompeten agar proses pembinaan peserta MTQ berjalan maksimal dan berkesinambungan.
Selain itu, Kemenag mendorong penguatan program tahfidz Al-Qur’an yang selama ini telah berjalan di sejumlah lembaga pendidikan. Tidak hanya itu, keberadaan pondok Al-Qur’an di setiap kelurahan juga dinilai penting sebagai basis pembinaan karakter dan pendidikan agama bagi generasi muda.
“Pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan semua pihak agar lahir generasi Qur’ani yang mampu membawa nama baik daerah,” kata Zulkifli.
Silaturrahim tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antara Kementerian Agama dengan Pemerintah Kota Sawahlunto dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan dan keagamaan secara berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag diharapkan mampu menghadirkan program-program konkret yang tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi solusi menghadapi tantangan sosial di kalangan generasi muda di era digital saat ini. (Ris1)