Trending

Pemkot Depok Buka 1.000 Lebih Lowongan Kerja, Job Fair 2026 Digelar 4-5 Agustus di Detos

Pemkot Depok Buka 1.000 Lebih Lowongan Kerja, Job Fair 2026 Digelar 4-5 Agustus di Detos
Brosur job fair di awal Agustus 2026 menyediakan 1.000 lowongan kerja, sie humas pemkot depok,selasa, 28/7/2026)

Depok-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan pelaksanaan Job Fair Kota Depok 2026 pada 4-5 Agustus 2026 di Depok Town Square (Detos). Kegiatan ini akan menghadirkan lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan sebagai upaya menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Depok, Supian Suri, saat meresmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Melati Putih RW 12, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Selasa (28/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Supian Suri mengajak masyarakat, khususnya warga Kelurahan Meruyung dan Kecamatan Limo, memanfaatkan momentum Job Fair sebagai ikhtiar memperoleh pekerjaan.

"Dinas Tenaga Kerja Kota Depok memiliki program Job Fair. Sebelum yang lain saya umumkan, khususnya buat warga Kelurahan Meruyung, khususnya lagi RW 12, insyaallah tanggal 4 dan 5 Agustus kita akan mengadakan kegiatan Job Fair," kata Supian.

Ia menjelaskan, Job Fair menjadi sarana yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan yang tengah membuka rekrutmen.

"Jadi mempertemukan para pelamar kerja dengan perusahaan-perusahaan yang menyiapkan lapangan pekerjaan. Tempatnya di Depok Town Square, seberangnya Margocity," ujarnya.

Menurut Supian, lebih dari 1.000 peluang kerja telah disiapkan dalam kegiatan tersebut. Karena itu, masyarakat yang masih mencari pekerjaan diminta memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

"Lebih dari 1.000 lapangan pekerjaan yang disiapkan. Jadi buat warga Depok, khususnya warga Limo, ada kesempatan lapangan pekerjaan yang kita fasilitasi melalui kegiatan Job Fair tanggal 4 sampai 5 Agustus di Depok Town Square. Silakan datang dan berikhtiar, mudah-mudahan yang selama ini masih mencari pekerjaan, besok menjadi jodohnya di acara Job Fair," ujarnya.

Wali Kota juga memberikan motivasi kepada para lulusan baru agar tidak ragu mengikuti Job Fair karena peluang untuk langsung direkrut perusahaan terbuka lebar.

"Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita untuk warga Depok," katanya.

Selain menggelar Job Fair, Pemkot Depok melalui Dinas Tenaga Kerja juga terus memperkuat layanan ketenagakerjaan berbasis digital melalui platform Ayo Gawe. Layanan tersebut memungkinkan masyarakat mengakses informasi lowongan kerja, pelatihan keterampilan, hingga berbagai layanan ketenagakerjaan sepanjang tahun.

"Pemkot Depok sudah punya website namanya Ayo Gawe. Di sana terhimpun perusahaan-perusahaan yang menyiapkan lapangan pekerjaan, juga ada kegiatan pelatihan. Jadi buat warga Depok yang ingin mencari pekerjaan bisa masuk ke website itu, sehingga bisa mengikuti kalau ada lapangan pekerjaan yang bisa diupayakan atau diikhtiarkan," jelas Supian.

Ia menambahkan, platform digital tersebut menjadi pelengkap kebijakan pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap dunia kerja.

"Masuk saja ke website Ayo Gawe. Ini menjadi ikhtiar yang kita lakukan. Di luar itu, kita juga mengadakan kegiatan Job Fair dan pelatihan-pelatihan bagi anak-anak kita yang membutuhkan keterampilan," pungkasnya.

Job Fair Kota Depok 2026 diharapkan menjadi salah satu strategi Pemkot Depok dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja industri dengan pencari kerja, sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal di tengah tantangan pasar kerja yang semakin kompetitif.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles