Pemkot Palangka Raya Perbanyak Pemasangan Tapping Box, Pajak Restoran Makin Transparan

Pemkot Palangka Raya Perbanyak Pemasangan Tapping Box, Pajak Restoran Makin Transparan
Ilustrasi AI suasana di rumah makan (dok MMC PRaya)

Spektroom – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperbanyak area pemasangan alat perekam pajak atau tapping box di rumah makan, restoran, dan kafe. Langkah ini menjadi bagian dari digitalisasi pemungutan pajak daerah, khususnya pajak restoran.

Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, mengatakan tapping box dirancang untuk memudahkan pelaku usaha sekaligus meningkatkan transparansi pajak.

“Pemasangan tapping box ini untuk mendukung digitalisasi pajak daerah. Pelaku usaha lebih mudah, dan pemungutan pajak restoran menjadi transparan,” ujar Emi, Selasa (6/1/2026).

Dengan alat tersebut, sistem secara otomatis memisahkan pajak restoran sebesar 10 persen dari total transaksi. Pelaku usaha tidak lagi perlu menghitung secara manual.

“Sepuluh persen itu bukan hak rumah makan. Itu titipan dari konsumen yang menjadi hak pemerintah daerah untuk pembangunan dan pelayanan publik,” tegasnya.

Hingga akhir 2025, Bapenda telah memasang sekitar 50 unit tapping box. Pada 2026 ini, jumlah tersebut akan ditambah sebanyak 100 unit yang tersebar di berbagai usaha kuliner di Kota Palangka Raya.

“Saat ini masih tahap pendataan dan sosialisasi. Sudah ada sekitar 20 pelaku usaha yang menyatakan bersedia,” tambah Emi.

Selain pemasangan alat, Bapenda juga memberikan pelatihan kepada kasir dan pengelola usaha agar memahami pengoperasian tapping box secara benar.

“Mudah digunakan, tapi tetap harus dilatih. Kami juga menyiapkan mekanisme pengawasan agar alat ini benar-benar digunakan sesuai fungsi,” jelasnya.

Melalui digitalisasi pajak restoran ini, Bapenda berharap kepatuhan wajib pajak semakin meningkat serta potensi kecurangan dapat ditekan demi optimalisasi pendapatan daerah. (Polin/ndk)

Berita terkait

Peringatan Hari Koperasi Ke 79 Pemkab Bogor Dorong Kolaborasi Koperasi  Dengan UMKM

Peringatan Hari Koperasi Ke 79 Pemkab Bogor Dorong Kolaborasi Koperasi Dengan UMKM

Bogor-Spektroom : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Momentum Peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Bogor, dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola, pembinaan, serta mendorong kolaborasi koperasi dengan pelaku UMKM agar mampu menjadi penggerak ekonomi daerah yang berdaya saing.jumat (17/7/2026)

Asmari, Julianto
IPPAT Jakarta Selatan Ajak Pemkot Perkuat Sinergi Edukasi Sertifikasi Tanah, Cegah Masyarakat Terjebak Informasi Keliru

IPPAT Jakarta Selatan Ajak Pemkot Perkuat Sinergi Edukasi Sertifikasi Tanah, Cegah Masyarakat Terjebak Informasi Keliru

Jakarta-Spektroom : Pengurus Daerah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (Pengda IPPAT) Jakarta Selatan mengajak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan memperkuat sinergi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai proses sertifikasi tanah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah berkembangnya informasi yang keliru terkait status tanah girik setelah berlakunya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18

Irvan Idris Saleh, Julianto
Terminal Kijing Jadi Motor Baru Ekonomi Kalbar, Arus Barang Melonjak Signifikan

Terminal Kijing Jadi Motor Baru Ekonomi Kalbar, Arus Barang Melonjak Signifikan

Pontianak, Spektroom – Aktivitas logistik di Kalimantan Barat menunjukkan akselerasi signifikan sepanjang Semester I (satu) 2026. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Cabang Pontianak mencatat lonjakan kinerja operasional di Terminal Kijing, Mempawah, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada arus bongkar muat komoditas general cargo yang melesat hingga 205,6 persen dibandingkan periode

Apolonius Welly, Julianto
ссс