Pemprov Kalteng Hadir Bantu Warga Hadapi Kemarau, Sembako Gratis, Masker dan Air Bersih Dibagikan di Sampit

Pemprov Kalteng Hadir Bantu Warga Hadapi Kemarau, Sembako Gratis, Masker dan Air Bersih Dibagikan di Sampit
Warga yang mendapatkan paket sembako foto bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng dan Bupati Kotawaringin Timur. (Foto: dok MC KTg)

Sampit-Spektroom : Sebanyak 4.000 paket sembako dibagikan kepada masyarakat dalam kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Taman Kota Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (28/8/2026).

Awalnya, paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 2 liter senilai Rp149.500 itu disubsidi pemerintah sebesar Rp139.500, sehingga masyarakat hanya membayar Rp10.000. Namun, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng dan Bupati Kotawaringin Timur memutuskan paket tersebut diberikan gratis kepada masyarakat.

“Karena hari ini Jumat, saya bersama Pak Pangdam, Pak Kapolda, dan Pak Bupati sepakat untuk memberikan paket sembako ini secara gratis kepada masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar Agustiar.

Bagi pemerintah, bantuan tersebut bukan sekadar kegiatan pasar murah. Di tengah kemarau, kebutuhan masyarakat tidak hanya menyangkut pangan. Persoalan air bersih dan kualitas udara juga mulai menjadi perhatian.

Karena itu, dalam kunjungan kerja tersebut pemerintah juga membagikan 3.000 masker gratis dan melepas armada bantuan air bersih untuk masyarakat.

Agustiar mengatakan, pemerintah harus melihat langsung kondisi masyarakat dan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

“Kita harus melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Pemerintah harus hadir dan berbagi sesuai kemampuan yang kita miliki, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Agustiar mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Pelepasan armada bantuan air di Sampit. (Foto: dok MC KTg)

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengatakan, perhatian pemerintah provinsi sangat berarti bagi masyarakat Kotawaringin Timur, terutama ketika kebutuhan warga meningkat akibat kemarau dan dampak karhutla.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur, Pak Pangdam, dan Pak Kapolda. Kehadiran beliau membawa manfaat bagi masyarakat,” kata Halikinnor.

Menurut Halikinnor, persoalan air kini juga menjadi tantangan dalam pemadaman karhutla. Embung dan hidran yang sebelumnya menjadi sumber air mulai terbatas, sehingga pemerintah daerah mengambil air dari Sungai Mentaya.

Seluruh perangkat daerah juga dikerahkan. Setiap perangkat daerah diminta menyiapkan satu unit mobil tangki untuk mendukung kebutuhan air dalam pemadaman.

“Seluruh perangkat daerah kami kerahkan untuk membantu penanganan karhutla. Setiap perangkat daerah kami minta menyiapkan satu mobil tangki agar kebutuhan air untuk pemadaman dapat terpenuhi dan proses penanganan di lapangan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Halikinnor berharap dukungan penanganan karhutla terus diperkuat, termasuk bantuan water bombing untuk menjangkau titik api yang sulit diakses melalui jalur darat.

“Untuk titik kebakaran yang berada di kawasan yang sulit dijangkau melalui jalur darat, kami masih membutuhkan dukungan water bombing. Kami berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat membantu,” harapnya.

Ia juga mengajak masyarakat tidak tinggal diam ketika melihat aktivitas pembakaran lahan. (Polin-Rkh)

Berita terkait

Miliki Potensi Besar, Lampung Sebagai Salah Satu Penyangga Pangan Nasional

Miliki Potensi Besar, Lampung Sebagai Salah Satu Penyangga Pangan Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menggelar Seminar Nasional IPTEK Terapan (SIPTEKTERA) 2026, merupakan kegiatan ilmiah nasional sebagai wadah publikasi hasil penelitian, pengembangan inovasi, serta pertukaran gagasan di bidang ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi terapan. Menurut Kepala P3M Polinela Anung Wahyudi, kegiatan

Anggoro AP