Trending

Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif Unila, Perkuat Kapasitas SDM Kesehatan

Repost lampungprov.go.id

Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif Unila,  Perkuat Kapasitas SDM Kesehatan
Peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif Universitas Lampung (Unila). (Foto Diskominfotik Lampung).

Bandarlampung - Spektroom: Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan sistem rujukan kegawatdaruratan di daerah melalui dukungan penuh terhadap peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif Universitas Lampung (Unila).

Peluncuran yang dirangkai dengan pengukuhan pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin) Cabang Lampung periode 2025-2028 tersebut digelar di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas sinergi nyata yang terjalin antara Universitas Lampung, RSUD Dr H Abdul Moeloek, dan Perdatin.

"Hadirnya PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif di Lampung merupakan langkah strategis dan investasi jangka panjang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Kolaborasi ini adalah sebuah legacy, kebanggaan, dan wujud pengabdian bagi Provinsi Lampung," kata Marindo menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Lampung.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan agar penguatan layanan anestesiologi dan terapi intensif ke depannya tidak hanya terkonsentrasi di rumah sakit rujukan utama, tetapi secara bertahap mampu memperkuat sistem rujukan di seluruh wilayah Lampung.

Layanan kesehatan yang dibangun harus berorientasi pada kecepatan, keamanan, profesionalisme berbasis ilmu pengetahuan, dan keterjangkauan bagi masyarakat luas.

Sementara Ketua Umum Pengurus Pusat Perdatin, Prof Asep Hendradiana, dalam arahan secara virtual, menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni keorganisasian, melainkan momentum krusial untuk menentukan masa depan penanganan medis.

"Kebutuhan terhadap dokter spesialis anestesi dan terapi intensif semakin besar. Jadilah dokter yang tidak hanya mengejar gelar, tetapi mengejar kompetensi, memiliki integritas, empati, dan komitmen tinggi terhadap keselamatan pasien," ujarnya kepada seluruh sejawat dokter dan mahasiswa yang hadir.

Senada dengan hal tersebut, Ketua IDI Wilayah Lampung, Josi Harnos, memberikan apresiasi tinggi atas keharmonisan lintas instansi yang berhasil mewujudkan PPDS ini dari sekadar wacana menjadi sebuah realita.

Josi juga memuji konsep Seminar bertajuk What Next After Medical School yang digelar usai pelantikan, mengingat materi tersebut sangat out of the box dan membuka wawasan dokter muda terkait arah manajemen kesehatan profesional di masa depan.

Sedangkan Ketua Perdatin Cabang Lampung periode 2025-2028, Tori Sepriwan, dalam sambutannya menyatakan pentingnya menjaga solidaritas internal dan sinergi eksternal.

"Kekuatan Perdatin Lampung tidak terletak pada ketuanya atau satu dua orang pengurus, melainkan pada kebersamaan seluruh anggotanya. Periode kedua ini harus menjadi momentum untuk melompat lebih jauh, memberikan kontribusi yang lebih besar, dan membawa nama PERDATIN Lampung semakin diperhitungkan di tingkat nasional," tegasnya.(@Ng).

Berita terkait

Bupati Sleman Dukung Perluasan Akses Keuangan untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Bupati Sleman Dukung Perluasan Akses Keuangan untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Sleman-Spektroom : Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mendukung perluasan akses keuangan bagi masyarakat agar dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ekonomi keluarga. Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health

Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health

Ambon-Spektroom;Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mendorong inovasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk di sektor kesehatan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendukung pengembangan Aiko Health, layanan kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), melalui kolaborasi dengan GMANGO-Aiko Health. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian

Eva Moenandar, Nurana Diah Dhayanti