Pemprov Lampung Siapkan 133 Ekor Sapi dan Dua Kambing Untuk Kurban, Dibagi Rata Untuk 15 Kabupaten/Kota

Pemprov Lampung Siapkan 133 Ekor Sapi dan Dua Kambing Untuk  Kurban, Dibagi Rata Untuk 15 Kabupaten/Kota
Jamaah shalat Iedul Adha di Masjid Al Bakrie Bandarlampung (Foto Spektroom).

Bandar Lampung – Spektroom: Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Al-Bakrie dalam pelaksanaan Shalat Iduladha 10 Zulhijah 1447 Hijriah/27 Mei 2026 Masehi.

Berada diantara ribuan jemaah, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga melaksanakan Shalat Iduladha 10 Zulhijah 1447 Hijriah, Rabu (27/05/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, persatuan, dan semangat berbagi di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, nilai pengorbanan dan keikhlasan yang diajarkan Iduladha harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Semangat berbagi melalui ibadah kurban harus menjadi energi bersama untuk membangun masyarakat Lampung yang lebih peduli, kuat, dan sejahtera,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sementara dalam khutbahnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Prof. Moh. Mukri menegaskan bahwa Iduladha bukan hanya perayaan penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum meneladani ketakwaan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan pengorbanan.

Prof. Mukri menyampaikan bahwa semangat kurban harus diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat, termasuk membangun solidaritas sosial, membantu kelompok rentan, serta memperkuat gotong royong demi kemajuan daerah.

“Nilai kurban tidak berhenti pada penyembelihan hewan semata, tetapi bagaimana kita mampu mengorbankan ego, kepentingan pribadi, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Menurutnya, implementasi nilai Iduladha sangat relevan bagi masyarakat Provinsi Lampung yang memiliki karakter gotong royong dan kebersamaan yang kuat. Semangat berbagi daging kurban, membantu masyarakat yang membutuhkan, hingga menjaga harmoni sosial menjadi bagian penting dari makna Hari Raya Kurban.

“Di Lampung, nilai-nilai Iduladha harus diwujudkan dalam kepedulian sosial, memperkuat ukhuwah, menjaga persatuan, dan membangun budaya saling membantu. Itulah esensi kurban yang sesungguhnya,” tuturnya.

Sementara usai shalat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Lampung, Yuri Agustina Primasari mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan 133 ekor sapi dan dua ekor kambing untuk pelaksanaan kurban.

Dari total 133 ekor sapi tersebut, 65 ekor berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung yang dihimpun melalui zakat dan infak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.

“Kemarin sudah didistribusikan ke 15 kabupaten kota di Lampung,” ujar Yuri saat ditemui di Masjid Al Bakrie.

Selain itu, satu ekor sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia juga diserahkan oleh Gubernur Mirzani kepada pengurus Masjid Raya Al Bakrie. Selain pelaksanaan salat, rangkaian kegiatan Iduladha di Masjid Raya Al-Bakrie juga dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan hewan kurban sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Nampak juga Polantas siaga mengatur kendaraan jemaah di sekitar lokasi guna memastikan kelancaran dan keamanan selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

Sejumlah personel keamanan Sat Pol PP Provinsi Lampung dan relawan ditempatkan di berbagai titik, termasuk pintu masuk dan area parkir guna mendukung kenyamanan jemaah selama kegiatan berlangsung(@Ng).

Berita terkait

Kembalikan Pemberantasan Korupsi Kepada Prinsip Keadilan dan Kepastian Hukum

Kembalikan Pemberantasan Korupsi Kepada Prinsip Keadilan dan Kepastian Hukum

Oleh: Laksamana Sukardi- Pengamat Politik  Jakarta -Spektroom: Pemberantasan korupsi merupakan syarat mutlak bagi kemajuan Indonesia. Tidak ada negara yang dapat berkembang apabila sumber daya publik terus dijarah melalui suap, gratifikasi, kolusi, pemerasan jabatan, dan penyalahgunaan kewenangan.  Namun dalam negara hukum, semangat memberantas korupsi tidak boleh mengorbankan prinsip-prinsip fundamental keadilan dan

Wismo Basuki
Kemenag Pulau Morotai Peringati Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Komitmen Persatuan dan Kerukunan

Kemenag Pulau Morotai Peringati Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Komitmen Persatuan dan Kerukunan

Morotai – Spektroom: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan MTsN 1 Morotai, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti pejabat eselon IV, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), kepala madrasah, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Pulau Morotai. Kepala

Nanang Adrany, Bian Pamungkas