Pemuda Rembang Diajak Ambil Peran di Tengah Masyarakat
Rembang - Spektroom: Pemuda jangan hanya memiliki kemampuan memimpin organisasi, tetapi juga mampu membaca persoalan dan mengambil peran dalam mencari solusi di tengah masyarakat.
Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ saat membuka Sosialisasi Kepemimpinan, Kepeloporan dan Kesukarelawanan Pemuda Kabupaten Rembang Tahun 2026 di Gedung KPRI Rembang, Kamis (24/9/2026).
Peserta yang berasal dari organisasi kepemudaan dan organisasi intra kampus pada dasarnya telah memiliki pengalaman kepemimpinan, perlu ditingkatkan kapasitasnya.
“Ini tidak untuk mengajari soal kepemimpinan. Tapi lebih ke upgrading. Di-upgrade ilmu panjenengan yang sudah punya soal kepemimpinan ini di-upgrade di acara pagi hari ini,” katanya.
Kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh jabatan dalam organisasi. Kemampuan melihat persoalan dan mengambil peran dalam penyelesaiannya juga menjadi bagian penting dari kepemimpinan.
Pemuda sebagai salah satu modal pembangunan daerah, karena itu, jangan berhenti pada sikap kritis, tetapi juga berani memulai gerakan positif dari lingkungan terdekat.
Selain kepeloporan, Hanies mengingatkan pentingnya semangat kesukarelawanan dan kontribusi kepada masyarakat tidak selalu berbentuk materi.
“Tidak semua kontribusi yang kita berikan untuk masyarakat ini bisa dihitung dengan uang, bisa dihitung dengan anggaran. Ada tenaga, waktu, pikiran yang mungkin bisa panjenengan sumbangsihkan untuk berkontribusi dalam kesukarelaan,” jelasnya.
Ia juga meminta peserta memanfaatkan kegiatan untuk bertukar gagasan dan memperluas jejaring antarkomunitas.
Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan mengatakan kegiatan tersebut diikuti 50 peserta dari 10 organisasi kepemudaan dan organisasi intra kampus.
Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kepeloporan, dan kesukarelawanan pemuda sekaligus memperkuat partisipasi mereka dalam pembangunan Kabupaten Rembang.