Penataan Aset Negara Tanah Lapas Batang Menjadi Atas Nama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Penataan Aset Negara Tanah Lapas Batang Menjadi Atas Nama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Proses penandatanganan pelepasan hak atas tanah Sertifikat Nomor 15 (tanah kantor), di Setda Batang, Jumat 10 Juli 2026.(Foto: Sigit)

Batang_Spektroom: Dalam rangka menindaklanjuti koordinasi strategis penataan aset negara. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang melaksanakan penandatanganan pelepasan hak atas tanah Sertifikat Nomor 15 (tanah kantor), di Setda Batang, Jumat 10 Juli 2026.

Penandatanganan akta pelepasan hak atas tanah seluas 12.560 m2 tersebut dilakukan Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan, bersama Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Batang, Sri Purwaningsih.

Prosesi peralihan hak ini dikawal dan dihadiri oleh Wawan Darma Septiawan, selaku Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Melalui penandatanganan ini, legalitas aset tanah kantor Lapas Batang kini resmi beralih kepemilikannya dari Pemerintah Kabupaten Batang menjadi atas nama Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Langkah ini menjadi momentum penting dalam memastikan status hukum aset negara tersebut klir dan berkekuatan hukum tetap.

Dalam kegiatan tersebut, Kalapas Batang, Nurhamdan, didampingi Kepala Urusan (Kaur) Umum, Rizal Eka Putra Maduraga, beserta jajaran staf umum Lapas Batang.

Nurhamdan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Batang atas kerja sama yang luar biasa ini.

"Dengan ditanda tanganinya pelepasan hak atas tanah Sertifikat Nomor 15 seluas 12.560 m2 ini, Lapas Batang kini memiliki kepastian hukum yang mutlak atas tanah kantor kedinasan. Terima kasih kepada Ibu Pj. Sekda, jajaran Pemkab, serta Notaris atas asistensi yang luar biasa demi penyelamatan aset negara ini," ungkapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan penanda tanganan di Kantor Sekda Kabupaten Batang berjalan dengan lancar, khidmat, serta penuh sinergi, sekaligus menandai keberhasilan penataan aset negara yang akuntabel di lingkungan Lapas Kelas IIB Batang.

Berita terkait

Railfans Cilik Rasakan Jadi "Pegawai KAI Sehari", Belajar Langsung Operasional Kereta di Stasiun Purwokerto

Railfans Cilik Rasakan Jadi "Pegawai KAI Sehari", Belajar Langsung Operasional Kereta di Stasiun Purwokerto

Purwokerto – Spektroom : Suasana Stasiun Purwokerto pada Sabtu (11/7/2026) terasa berbeda. Tiga Railfans Cilik tampak antusias menyusuri setiap sudut stasiun, bukan sebagai penumpang, melainkan merasakan pengalaman menjadi "pegawai KAI sehari" melalui program Rail Academy yang diselenggarakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto. Ketiga peserta yang

Bian Pamungkas
Genjot Ekonomi Desa Penyaksagan, Karya Bhakti TNI AD Bangun Jembatan Permanen di Klampis

Genjot Ekonomi Desa Penyaksagan, Karya Bhakti TNI AD Bangun Jembatan Permanen di Klampis

Bangkalan-Spektroom : Suasana kebersamaan yang erat mewarnai pembangunan jembatan di Dusun Larangan Tengah, Desa Penyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan pada Sabtu (11/7/2026). Melalui program Karya Bhakti TNI AD di Madura, personel Koramil Klampis bersama masyarakat setempat saling bahu-membahu mengerjakan penggalian pondasi jembatan. Jembatan tersebut rencananya akan dibangun secara permanen

Abdul Latif Zulkarnain
Mantan Kompolnas La Ode Husen: Presiden Tak Bisa Lagi Diam, Benturan Polri-Kejaksaan Sudah Bersifat Sistemik

Mantan Kompolnas La Ode Husen: Presiden Tak Bisa Lagi Diam, Benturan Polri-Kejaksaan Sudah Bersifat Sistemik

Makassar | Spektroom – Wacana pembentukan Tim Khusus Restorasi Hubungan Kejaksaan dan Polri dinilai bukan lagi sekadar opsi politik, melainkan kebutuhan mendesak untuk menyelamatkan wibawa penegakan hukum. Mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Prof. Dr. H. La Ode Husen, S.H., M.Hum., menilai Presiden harus mengambil alih kendali sebelum konflik antarlembaga

Yahya Patta, Buang Supeno