Pengembangan Profesi Guru Berbasis Kreatifitas Bagian Kebijakan Mutu Pendidikan Dasar
Makasar- Spektroom : Pendidikan merupakan pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkelanjutan.Melalui pendidikan suatu bangsa membentuk karakter,meningkatkan kapasitas intelektual serta menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan sosial,budaya dan globalisasi. Dalam UU no 20 tahun 2003 tentang sistim pendidikan nasional menegaskan bahwa pendidikan bertuiuan mengembangkan potensi peserta didik sehingga menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa,berahlak mulia,cerdas,kreatif ,mandiri dan bertanggung jawab.Hal ini di ungkapkan Promovenda Andi Ulvayanti dalam Disertasinya tentang Pengaruh kompetensi,kearifan lokal dan moralitas terhadap kualitas pendidikan melalui kreatifitas profesi guru Sekolah Dasar di kota makassar,saat mengikuti uji kompetensi untuk meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen pada program pascasarjana PPs umi makasar dikampus PPs umi urip sumaharjo makasar Rabu 19 Agustus 2026.
Gelar Uji kompetensi dipimpin Direktur PPs umi makassar Prof Dr.H.La Ode Husen SH
M.Hum dengan Penyanggah Dr.H.Junaiddin Zakaria SE.,M.Si ,Prof Dr.Kasnaeny Karim SE..M.Si.,Prof Dr.Syamsu Nujum SE.,M.Si.,Prof Dr.Hj.Masdar Mas'ud SE.,M.Si ,Prof Dr Ahyar Yuniawan.SE.MS.i Penguji Eksternal dari Fakultas Ekonomi & Bisnis FEB Universitas Brawijaya Surabaya dan Penguji Lintas Dr Arman SKM.,M.Kes dari Fakultas Ilmu Kesehatan UMI Makasar.
Promovenda Andi Ulvayanti dalam menyelesaikan disertasinya didampingi Prof Dr.H.Mansyur Ramly SE.M.Si sebagai Promotor bersama Prof Dr.Roslina Alam SE.,MS.i dan Dr.H.Muhammad Syafii A.Basalamah SE.,MM masing - masing sebagai Co- Promotor 1 dan 2.
Menurut Promovenda Andi Ulvayanti,capaian tujuan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan,terutama terkait dengan kualitas pendidikan yang belum merata di seluruh tanah air.Secara nasional kualitas pendidikan Indonesia masih menjadi perhatian serius,khususnya pada jenjang pendidikan dasar.Ditambahkan berbagai indikator seperti hasil asesmen nasional,kemampuan literasi dan numerasi serta mutu proses pembelajaran menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan belum sepenuhnya diiringi oleh peningkatan kualitas.
Kondisi ini Jelas promovenda Andi Ulva,juga tercermin di berbagai daerah termasuk di kota makasar sebagai salah satu kota besar dan pusat pendidikan di kawasan timur indonesia,dimana meski tingkat partisipasi pendidikan dasar relatif tinggi,namun data dari Dinas Pendidikan kota makasar menunjukkan adanya kesenjangan antar sekolah dasar baik dari sisi hasil belajar siswa maupun kualitas proses pembelajaran,misalnya perbedaan rata- rata perbedaan nilai asesmen nasional antar sekolah mencapai 15-20 poin dan sejumlah sekolah masih melaporkan rendahnya pemenuhan standar pembelajaran minimal.
Karena itu Promovenda Andi Ulva menyarankan Dinas Pendidikan kota makasar mengembangkan model pengembangan profesi guru berprofesi guru berbasis kreatifitas sebagai bagian dari kebijakan peningkatan mutu pendidikan dasar,dimana model tersebht mengintegrasikan penguatan kompetensi,moralitas profesi dan internalisasi nilai- nilai kearifan lokal kedalam program pengembangan keprifesian berkelanjutan.