Peringati Hari Bhakti Adhyaksa Forkopimda Depok Pererat Sinergi Lewat Mancing Bersama
Depok – Spektroom: Suasana berbeda tampak di Kolam Pemancingan Kabeda, Kecamatan Beji, Senin (20/7/2026).
Tidak ada rapat resmi atau seremoni yang kaku. Di bawah rindangnya pepohonan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok memilih berkumpul dalam suasana santai untuk memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-66.
Joran yang dilempar ke kolam bukan sekadar untuk mendapatkan ikan. Momen memancing bersama dimanfaatkan sebagai ruang mempererat komunikasi dan membangun sinergi antarlembaga yang selama ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan Kota Depok.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Depok Supian Suri, Kepala Kejaksaan Negeri Depok Arif Budiman, Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Abdul Waras, Dandim 0508/Depok Kolonel Inf. Ginanjar Wahyutomo, Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna, serta Anggota DPRD Jawa Barat Pradi Supriatna.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Abdul Waras mengatakan, kegiatan itu lebih dari sekadar rekreasi. Menurutnya, kebersamaan dalam suasana nonformal mampu memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar instansi.
Ia menilai hubungan yang harmonis antar seluruh unsur Forkopimda menjadi modal penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Melalui momentum Hari Bhakti Adhyaksa, ia berharap sinergi antara Polri, Kejaksaan, TNI, pemerintah daerah, dan DPRD semakin solid dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Senada dengan itu, Wali Kota Depok Supian Suri mengapresiasi kekompakan seluruh unsur Forkopimda dan instansi vertikal yang terus membangun kolaborasi.
Menurutnya, sinergi antar lembaga merupakan kunci menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Depok Arif Budiman menegaskan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen memperkuat penegakan hukum di Kota Depok.
Ia menyebut kegiatan ini merupakan kolaborasi ketiga yang melibatkan berbagai unsur Forkopimda sebagai upaya memperkuat koordinasi dalam membangun sistem penegakan hukum yang terpadu.
Anggota DPRD Jawa Barat Pradi Supriatna menambahkan, kehadiran lengkap unsur Forkopimda, legislatif, hingga tokoh masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan Kota Depok hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi.
Menurutnya, ruang-ruang informal seperti memancing bersama justru membuka kesempatan berdiskusi secara lebih cair sehingga berbagai gagasan untuk kemajuan daerah dapat lahir.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Di balik kesederhanaan acara tersebut, tersimpan pesan bahwa sinergi antar lembaga tetap menjadi kunci dalam menjaga keamanan, memperkuat penegakan hukum, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kota Depok.