Trending

Peringati HUT RSUP Fatmawati ke-65, Mengabdi Bertransformasi Melayani Kesehatan

Peringati HUT RSUP Fatmawati ke-65, Mengabdi Bertransformasi Melayani Kesehatan
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan sambutan pada puncak peringati HUT RSUP Fatmawati ke-65. (Foto: Spektroom/Irvan).

Jakarta - Spektroom: Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati Jakarta menegaskan komitmennya dalam transformasi layanan kesehatan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 yang puncaknya digelar pada Minggu (7/6/2026).

Direktur Utama RSUP Fatmawati, Dr. dr. Wahyu Widodo, Sp.OT(K), S.H., mengatakan rangkaian perayaan berlangsung selama dua bulan, sejak 7 April hingga 7 Juni 2026. Berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan kompetisi internal digelar sebagai bentuk keterlibatan seluruh pegawai rumah sakit.

"Rangkaian kegiatan dimulai dengan webinar, workshop, donor darah, kegiatan sosial, lomba manajemen, lomba video, lomba hias ruangan, hingga lomba desain logo. Semua merupakan hasil kreativitas dan partisipasi keluarga besar RS Fatmawati," ujarnya.

Menurut dr. Wahyu, momentum HUT RSUP Fatmawati, menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan transformasi layanan kesehatan. RSUP Fatmawati terus mengembangkan teknologi medis dan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan guna menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah keberhasilan pelaksanaan transplantasi Ginjal, Hepar, sumsum tulang dan hati, serta pengembangan layanan bedah robotik.

"Hal ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi rumah sakit lain di Indonesia," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon L.P. Napitupulu, menyatakan kesiapan BTN dalam berkolaborasi dengan RS Fatmawati. Menurutnya, rumah sakit tersebut memiliki prospek besar untuk berkembang menjadi salah satu rumah sakit terbaik di Indonesia.

"BTN berkomitmen dan bekerjasama dengan RS Fatmawati sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mendukungan pembangunan twin tower masterplan untuk mempersiapkan RSUP Fatmawati sebagai RS Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU). Pembangunan satu tower ditargetkan mulai dilakukan tahun depan. Selain pengembangan gedung pelayanan, kawasan RS Fatmawati juga direncanakan menjadi area terpadu yang dilengkapi fasilitas penunjang, Program Pendidikan serta penelitian.

"Selamat ulang tahun ke-65 untuk RS Fatmawati. Semoga terus berkembang menjadi rumah sakit unggulan yang memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ucapnya.

Berita terkait

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Bandarlampung - Spektroom: Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik Yanyan Ruchyansah pukul 08.00, Selasa 3 November 2026, diagendakan memimpin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026, yang dirangkai dengan Pembahasan Kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia

Anggoro AP
Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Denpasar – Spektroom :  Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) Ferry Juliantono menegaskan,  Pemerintah menjadikan koperasi sebagai instrumen penting perekonomian nasional lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), mulai dari pembentukan badan usaha hingga pembangunan fisik dan pengoperasiannya. Penegasan tersebut disampaikan saat  mengukuhkan Pengurus IKA UNPAD Provinsi Bali di

Nurana Diah Dhayanti
2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas