Trending

Perkuat Kualitas Pengasuhan, 116 Pengurus Panti Asuhan se-Kalsel Berkumpul di Banjarbaru

Perkuat Kualitas Pengasuhan, 116 Pengurus Panti Asuhan se-Kalsel Berkumpul di Banjarbaru
Silaturahmi Pengasuh Panti Asuhan se Kalsel.(Foto panpel)

Banjarbaru-Kalsel-Spektroom : Ikatan Pengurus dan Pengasuh Panti Asuhan (IP3A) Kalimantan Selatan menggelar acara silaturahmi akbar bersama pengurus dan pengasuh panti asuhan se-Kalimantan Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Asrama Haji, Banjarbaru, pada Sabtu (31/10/2026).

Pertemuan yang dihadiri sekitar 116 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan ini mengusung tema "Satu Hati, Satu Ukhuwah: Meningkatkan Kepedulian dan Kualitas Pengasuhan LKS yang Amanah".

Ketua IP3A Kalsel, H.M. Hanafi, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, momentum pertemuan tatap muka tersebut sangat krusial untuk mempererat kebersamaan dan koordinasi antar-lembaga.

"Himung rasanya kita kawa betamuan hari ini (Gembira rasanya kita dapat bertemu hari ini)," ujar Hanafi dengan logat khas Banjar.

Satu Hati Satu Ukhuwah: Silaturahmi Pengasuh Panti Asuhan Se‑Kalsel Perkuat Kepedulian untuk Anak Binaan IP3A Kalsel

Selain menjadi ajang melepas rindu dan konsolidasi, para peserta juga dibekali materi edukasi mengenai pola pengasuhan anak. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Dr. Abu Sofian, M.Pd., yang merupakan perwakilan panti asuhan dari wilayah Barito Kuala.

Dalam sesi diskusi, muncul berbagai gagasan progresif untuk kemajuan program IP3A Kalsel ke depan. Salah satu usulan yang menguat adalah dorongan bagi setiap perwakilan panti atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dari tiap kabupaten/kota untuk membawa produk kerajinan tangan hasil karya anak binaan mereka.

Produk-produk keterampilan tersebut nantinya akan dipromosikan dan dibantu pemasarannya melalui setiap momentum pertemuan IP3A. Langkah ini diharapkan mampu memicu kreativitas sekaligus membangun kemandirian ekonomi anak-anak panti.

Tak hanya itu, para pengurus juga mengusulkan agar IP3A Kalsel kembali menghidupkan program Jambore Anak Panti Asuhan se-Kalimantan Selatan. Jambore ini dinilai penting sebagai ruang interaksi positif bagi anak-anak antar-daerah untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, membangun rasa percaya diri, dan memperluas wawasan dalam suasana yang menyenangkan.

Para peserta berharap poin-poin gagasan yang lahir dari pertemuan ini dapat segera diakomodasi ke dalam program kerja berkelanjutan IP3A Kalsel, tentunya dengan komitmen dan dukungan penuh dari seluruh panti asuhan yang tergabung di dalamnya.

Berita terkait

Santriwati Bengkalis Raih Juara 2 Santrivision Nasional 2026 Lewat Inovasi Pesantren Zero-Abuse

Santriwati Bengkalis Raih Juara 2 Santrivision Nasional 2026 Lewat Inovasi Pesantren Zero-Abuse

Bengkalis-Spektroom: Generasi muda asal Kabupaten Bengkalis, Riau, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Tiga santriwati Pondok Pesantren Agribisnis Muhammadiyah Nawawi Djamil Duri, Kabupaten Bengkalis, sukses meraih Juara 2 Lomba Santrivision 2026 Tingkat Nasional. Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ini digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta,

Salman Nurmin, Heriyoko
Miss Universe Singapore 2026 Ajak Anak-anak Rumah Yatim Kaliurang Berani Bermimpi dan Percaya Diri

Miss Universe Singapore 2026 Ajak Anak-anak Rumah Yatim Kaliurang Berani Bermimpi dan Percaya Diri

Sleman-Spektroom : Gelar Miss Universe tidak hanya menjadi kebanggaan di panggung kecantikan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi inspirasi dan kepedulian. Hal itu ditunjukkan Miss Universe Singapore 2026, Vion Tan, saat mengunjungi Rumah Yatim Kaliurang, Kabupaten Sleman, Sabtu (31/10/2026). Dalam kunjungan sosial tersebut, Vion mengajak anak-anak penghuni

Fatmawaty, Bian Pamungkas