Trending

Perkuat Praktik Pendidikan Humanis, Maluku Utara Lahirkan Buku Kurikulum Berbasis Cinta

Perkuat Praktik Pendidikan Humanis, Maluku Utara Lahirkan Buku Kurikulum Berbasis Cinta
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H.Amar Manaf menyerahkan buku Kurikulum Berbasis Cinta: Teori dan Praktik kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag. (Foto:Spektroom/Kemenag Malut)

Ternate–Spektroom : Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah tidak hanya membutuhkan pemahaman konseptual, tetapi juga praktik nyata yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Berangkat dari semangat tersebut, para dosen IAIN Ternate dengan Kanwil Kemenag Maluku Utara berkolaborasi melahirkan buku Kurikulum Berbasis Cinta: Teori dan Praktik yang secara resmi diluncurkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Muara Hotel Ternate, Sabtu (31/10/2026).

Peluncuran buku ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata insan pendidikan madrasah di Maluku Utara dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama, sekaligus memperkaya referensi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui pengalaman dan praktik pendidikan yang berkembang di lingkungan madrasah.

Kehadiran buku Kurikulum Berbasis Cinta Pada Madrasah: Teori dan Praktik diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi guru, kepala sekolah, dosen, mahasiswa pengelola lembaga pendidikan, pemerhati pendidikan, dan siapa pun yang memiliki perhatian terhadap masa depan pendidikan Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., dalam pembinaannya menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta harus diimplementasikan dengan memperhatikan kearifan lokal. Menurutnya, substansi KBC adalah mengembalikan ruh pendidikan pada nilai-nilai spiritual sebagai fondasi utama dalam proses mendidik.

“Program Nasional Kurikulum Berbasis Cinta harus dijalankan juga mengikuti kearifan lokal. Substansi KBC adalah mengembalikan ruh pendidikan ke asal-usulnya, yaitu nilai-nilai spiritualnya. KBC bisa disebut juga the soul of the curriculum, jiwa atau fondasi utama dari kurikulum-kurikulum modern yang kita gunakan saat ini,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa guru harus memiliki semangat dan ketulusan dalam mengabdikan diri untuk mendidik. Peserta didik perlu diperlakukan dengan penuh kasih sayang, sebagaimana mendidik anak sendiri. Dengan demikian, nilai cinta tidak hanya diajarkan sebagai sebuah konsep, tetapi diwujudkan melalui sikap, keteladanan, dan interaksi sehari-hari di lingkungan madrasah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H.Amar Manaf, menyerahkan buku Kurikulum Berbasis Cinta kepada Direktorat Jendral Pendidikan Islam. Ia berharap karya ini dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus referensi bagi para pendidik dalam menerjemahkan konsep Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam praktik pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.

Melalui peluncuran buku Kurikulum Berbasis Cinta: Teori dan Praktik, diharapkan semakin banyak praktik baik pendidikan yang terdokumentasi dan dapat dibagikan antarmadrasah. Lebih dari itu, karya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan pendidikan madrasah yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan kasih sayang, membangun karakter, dan memanusiakan peserta didik.

Berita terkait

Melalui Penanaman Pohon Produktif, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Aktif Jaga Kelestarian Lingkungan

Melalui Penanaman Pohon Produktif, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Aktif Jaga Kelestarian Lingkungan

Semarang-Spektroom: Melalui aksi nyata penanaman pohon produktif, manfaatnya akan dapat dirasakan hingga generasi mendatang. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak generasi muda untuk terlibat aktif menjaga kelestarian lingkungan. Ajakan tersebut disampaikan Taj Yasin, saat menghadiri kegiatan penanaman pohon dalam rangkaian acara “1001 Tenda, 1001 Alasan” di kawasan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Kemenag Ternate Gaungkan Pesan Keagamaan dan Kepedulian Sosial di Safari Subuh Keliling

Kemenag Ternate Gaungkan Pesan Keagamaan dan Kepedulian Sosial di Safari Subuh Keliling

Ternate-Spektroom : Semangat memakmurkan masjid dan mempererat silaturahmi antar instansi pemerintah mewarnai kegiatan Safari Subuh Keliling yang dilaksanakan di Masjid Adnanul Muslimin, Kelurahan Kalumpang, Kota Ternate, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang merupakan kolaborasi Pemerintah Kota Ternate, Polres Kota Ternate, Kementerian Agama Kota Ternate, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ternate,

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru