Perkuat SDM Unggul Berbasis Kampus, Pemprov NTB Gandeng UNY

Perkuat SDM Unggul Berbasis Kampus, Pemprov NTB Gandeng UNY
Gubernur NTB bersama Rektor UNY saat penandatanganan Nota Kesepahaman MoU (foto Diskominpotik ntb)

Mataram-Spektroom : Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO., menyebutkan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB merupakan bagian dari komitmen UNY dalam mendukung pengembangan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya kawasan timur. UNY siap menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi NTB dalam rangka meningkatkan kualitas SDM melalui pengembangan pendidikan, riset, serta program-program kolaboratif lainnya.

"Kami hadir untuk membangun sinergi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ini menjadi komitmen kami untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah," ungkapnya.

Rektor juga menambahkan bahwa UNY telah menyiapkan berbagai sumber daya, baik dari sisi akademik maupun kelembagaan, untuk mendukung implementasi kerja sama tersebut, termasuk kemungkinan pengembangan program studi dan fasilitas pendidikan di NTB.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam merumuskan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan. Beliau menyoroti pentingnya peran akademisi dalam mendukung pemerintah agar tidak terjebak pada pengambilan keputusan yang minim kajian.

"Pemerintah tidak boleh mengabaikan pandangan ilmiah. Karena itu, sinergi dengan kampus menjadi keharusan agar pembangunan berjalan lebih terarah dan berbasis pengetahuan," ujar gubernur saat Penandatanganan Nota kesepahaman (MoU) Kamis (23/4/2026).

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pengembangan Kabupaten Lombok Utara (KLU) sebagai wilayah strategis masa depan NTB. Menurutnya, KLU memiliki potensi besar karena masih relatif baru dan belum mengalami kompleksitas persoalan tata kelola seperti daerah lain.

"KLU adalah kabupaten yang masih bisa ditata dari awal. Potensinya besar, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun sumber daya manusianya. Kehadiran kampus-kampus di sana akan menjadi magnet baru pembangunan dan ekonomi," pungkasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa keberagaman sosial dan budaya di KLU menjadi kekuatan tersendiri yang perlu didukung dengan pembangunan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Kehadiran UNY diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan tinggi sekaligus membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk berkembang.

Penandatanganan MoU ini, menjadi momentum bersejarah karena merupakan kerja sama pertama antara Pemerintah Provinsi NTB dengan UNY. Beliau berharap kolaborasi ini dapat segera direalisasikan dalam program-program konkret yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"Ini bukan sekedar penandatanganan, tetapi langkah awal untuk menghadirkan manfaat nyata bagi NTB dan UNY, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM," tegasnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan antara dunia akademik dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong percepatan pembangunan berbasis pengetahuan di Nusa Tenggara Barat.

Berita terkait

Normalisasi Sungai Pasca Bencana Sumatera Dipercepat  Melalui Sinergitas Lintas Sektor

Normalisasi Sungai Pasca Bencana Sumatera Dipercepat  Melalui Sinergitas Lintas Sektor

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan normalisasi sungai di Sumatera pasca bencana bisa dipercepat dengan sinergi lintas sektor. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Dody saat menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Jakarta,Kamis (18/6/2026) Dalam rapat tersebut, Menteri Dody menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung

Nurana Diah Dhayanti
Pemko Tanjungpinang dan KKP Matangkan Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Bugis

Pemko Tanjungpinang dan KKP Matangkan Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Bugis

Tanjungpinang - Sepektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menerima kunjungan Tim Survei Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (18/6/2026). Kunjungan ini membahas rencana penetapan kawasan Kampung Bugis sebagai lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Mewakili Wali Kota Tanjungpinang, Sekretaris

Desmawati