Pesona Tambun Bungai, Perkuat Ekonomi Umat Berbasis UMKM Halal, UIN PKY Terima Piagam
Palangka Raya-Spektroom : Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir, S.Hi., M.HI menghadiri pembukaan Pesona Tambun Bungai Tahun 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah di Atrium Duta Mall Palangka Raya, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka mendorong pengembangan UMKM di Kalimantan Tengah sekaligus memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Pesona Tambun Bungai 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026, dengan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan seperti ekshibisi, edukasi, dan empowerment atau pemberdayaan UMKM.
Selain menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, kegiatan ini juga menjadi puncak pengembangan UMKM yang telah dilakukan melalui digitalisasi, perluasan akses pasar, hingga pemberdayaan pelaku usaha unggulan di Kalimantan Tengah.
Berbagai agenda turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya pameran UMKM unggulan, edukasi wakaf, talkshow wastra, fashion show, bedah buku, cangkir barista, kompetisi, hingga pemilihan duta.
Dalam kesempatan itu, UIN Palangka Raya yang diwakili Ketua LP2M, Dr. Jumrodah beserta tim turut menerima Penyerahan Piagam Peserta Sertifikasi Produk UMKM Halal serta Penyerahan Piagam Peserta Auditor dan Penyelia Halal.

Adapun capaian program yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut antara lain 30 orang juru sembelih halal, 50 UMKM tersertifikasi halal, tiga auditor dan penyelia halal, serta 22 UMKM onboarding digital.
Selain itu, outcome pembiayaan UMKM Road to FESyar mencapai Rp1,74 miliar dan outcome penjualan UMKM Road to FESyar mencapai Rp1,87 miliar.
Rektor UIN Palangka Raya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat ekonomi umat melalui pemberdayaan UMKM berbasis halal di Kalimantan Tengah.
“Melalui kegiatan ini, kami melihat adanya kolaborasi nyata dalam mendorong UMKM agar semakin maju, berdaya saing, dan memiliki sertifikasi halal yang menjadi nilai tambah produk,” ujarnya.
Ia berharap pengembangan UMKM halal tidak hanya berhenti pada sertifikasi, tetapi juga mampu membuka akses pasar yang lebih luas melalui digitalisasi dan peningkatan kualitas produk.
Pesona Tambun Bungai 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan ekosistem ekonomi syariah dan UMKM lokal agar mampu berkembang secara berkelanjutan serta memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. (Polin-Metta)