Petani Muda, Harapan Baru dari Sawah Banyumas

Petani Muda, Harapan Baru dari Sawah Banyumas
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menerima audiensi Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Scaling Up Intervention (YESS-SI) (Foto : Humas Pemkab Bms)

Banyumas – Di tengah semakin menua usia petani Indonesia, secercah harapan mulai tumbuh di Banyumas.

Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama Kementerian Pertanian berupaya menyiapkan generasi baru yang tidak hanya piawai mengolah sawah, tetapi juga mampu membangun usaha pertanian modern yang menjanjikan.

Harapan itu mengemuka saat Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menerima audiensi Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Scaling Up Intervention (YESS-SI) bersama Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang Hermawan, didampingi Kepala Baperrida Kabupaten Banyumas Dedy Nurhasan, di Ruang Joko Kahiman, Kamis (9/7/2026).

Program YESS-SI hadir dengan tujuan sederhana namun strategis: membuat anak muda kembali melirik pertanian sebagai masa depan. Bukan sekadar menjadi petani, tetapi menjadi wirausahawan yang mampu memanfaatkan teknologi, mengembangkan usaha, dan menciptakan lapangan kerja di sektor pertanian.

Hermawan menjelaskan, Banyumas dipilih sebagai salah satu daerah pelaksanaan program setelah melalui evaluasi bersama perguruan tinggi dan Bappenas. Menurutnya, daerah ini dinilai memiliki komitmen kuat dalam membangun regenerasi petani.

Ia menilai arah pembangunan pertanian Banyumas sudah sejalan dengan Program YESS-SI, terutama melalui TRILAS 4 tentang pengembangan sentra pengusaha dan petani muda di setiap kecamatan serta TRILAS 9 mengenai swasembada pangan lokal menuju kesejahteraan petani.

Lebih dari itu, Hermawan mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Banyumas yang telah menggagas Program Etalase Pertanian. Program tersebut dinilai menjadi ruang bagi lahirnya petani-petani muda yang kreatif dan siap menghadapi tantangan pertanian masa kini.

Melalui YESS-SI, generasi muda nantinya akan memperoleh pelatihan, pendampingan, hingga penguatan kemampuan berwirausaha. Harapannya, mereka tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga menghadirkan inovasi yang membuat sektor ini semakin menarik bagi kaum muda.

Kesempatan itu juga dimanfaatkan Polbangtan Yogyakarta Magelang untuk memperkenalkan pendidikan vokasi Diploma IV bidang pertanian dan peternakan dengan beasiswa penuh dari Kementerian Pertanian.

Mahasiswa akan mendapatkan pembiayaan pendidikan hingga lulus, termasuk fasilitas asrama, sehingga peluang kuliah bagi anak-anak muda Banyumas terbuka semakin lebar.

Dengan kuota penerimaan sekitar 350 mahasiswa setiap tahun, Polbangtan berharap semakin banyak pemuda Banyumas berani mengambil peran sebagai pelopor pertanian modern.

Kolaborasi ini menjadi pesan bahwa masa depan pertanian tidak hanya ditentukan oleh luasnya lahan, tetapi juga oleh hadirnya generasi muda yang membawa semangat baru. Dari Banyumas, harapan itu mulai disemai—agar sawah tetap produktif, pangan tetap terjaga, dan kesejahteraan petani terus bertumbuh

Berita terkait

Kakankemenag Sawahlunto: Pendidikan RA Harus Berbasis Cinta, Bermain, dan Penguatan Karakter Sejak Dini

Kakankemenag Sawahlunto: Pendidikan RA Harus Berbasis Cinta, Bermain, dan Penguatan Karakter Sejak Dini

Sawahlunto–Spektroom : Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., menegaskan bahwa pendidikan di jenjang Raudhatul Athfal (RA) harus berorientasi pada pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berlandaskan kasih sayang. Menurutnya, anak usia dini perlu diberikan ruang untuk tumbuh melalui pengalaman belajar yang sesuai dengan

Riswan Idris, Rafles
Sawahlunto Bentuk Rintisan Saka Anti Narkotika, Wawako Jeffry Gandeng BNN Perkuat Benteng Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

Sawahlunto Bentuk Rintisan Saka Anti Narkotika, Wawako Jeffry Gandeng BNN Perkuat Benteng Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan pembinaan generasi muda. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kwartir Cabang (Kwarcab) 11 Gerakan Pramuka Sawahlunto dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sawahlunto tentang pembentukan Rintisan Saka Anti Narkotika. Penandatanganan kerja

Riswan Idris, Rafles
Dihadapan Komisi II DPR RI, Gubernur Ansar Ahmad: Visi Kami adalah Mewujudkan Kepri yang Maju, Makmur dan Merata

Dihadapan Komisi II DPR RI, Gubernur Ansar Ahmad: Visi Kami adalah Mewujudkan Kepri yang Maju, Makmur dan Merata

Tanjungpinang-Spektroom : Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di Kepulauan Riau (Kepri) bertujuan melaksanakan fungsi pengawasan selaku wakil rakyat terhadap pelaksanaan tugas Gubernur sebagai Kepela Daerah sekaligus wakil pemerintah pusat di daerah. Rombongan dipimpin Ketua Komisi II DPR RI, Rifqizamy Karsayuda, didampingi Wakil Meteri Dalam Negeri,Wakil Menteri Agraria dan

Desmawati, Rafles