Trending

Petenis Indonesia Janice Tjen Unggulan Pertama Chennai Open 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen Unggulan Pertama Chennai Open 2026
Janice Tjen akan pertahankan gelar di arena Chennai Open 2026 (Foto ig janicetjen)

Jakarta - Spektroom : Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, menjadi unggulan pertama diarena  Chennai Open 2026 yang merupakan turnamen level 250 WTA.

Seperti dilansir dari laman resmi WTA, Janice menjadi unggulan pertama dalam turnamen yang akan berlangsung di SDAt Tennis Stadium, Chenai, India pada 2-8 November 2026.

Berdasarkan peringkat  di WTA, Janice paling tinggi di antara peserta lainnya. Saat ini Janice menempati peringkat ke-75, turun 28 tangga dari posisi sebelumnya. 

Selain itu Janice adalah juara bertahan Chennai Open. Tahun sebelumnya, 2025, Janice menjadi juara setelah mengalahkan atlet asal Australia, Kimberly Birrel, dengan skor 6-4, 6-3.

Tak hanya itu, Janice yang berpasangan dengan sesama petenis putri Indonesia  Aldila Sutjiadi pada nomor ganda Chennai Open 2025 juga meraih gelar juara. Janice/Aldila menang 7-5, 6-4 atas Storm Hunter/Monica Niculescu.

Pada Chennai Open  edisi 2026 ini Janice hanya tampil pada nomor tunggal dan absen di nomor ganda. Begitu pula dengan Aldila, tidak ambil bagian dengan pasangan lain di nomor ganda. 

Lawan pertama yang akan dihadapi Janice pada babak pertama atau 32 besar Chennai Open 2026 adalah Katherine Hui asal Amerika Serikat. Hui adalah atlet peringkat ke-652 WTA Selasa besok (3/11/2026).

Chennai Open 2026 ajang WTA kedua yang diikuti Hui setelah Queretaro Open 2026. Sebelum itu dara 21 tahun ini hanya tampil dalam turnamen sekelas WTT W100 dan W50.

Sebelum Chennai Open, Janice Tjen berlaga di arena Guangzhou Open 2026 China berpasangan dengan mantan petenis nomor satu asal Amerika Serikat Venus Williams langkahnya terhenti dibabak semifinal. Sedangkan dinomor tunggal Janice bermain hingga babak 16 besar usai kalah dari Harriet Dart asal Inggris ,4-6, 6-3 dan 3-6.

Berita terkait

Kepmen 127 dan 128 Perjelas Aturan Takedown, Komdigi: Kritik Bukan Objek Penindakan

Kepmen 127 dan 128 Perjelas Aturan Takedown, Komdigi: Kritik Bukan Objek Penindakan

Jakarta-Spektroom : Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan Keputusan Menteri (KM) Komunikasi dan Digital Nomor 127 dan 128 Tahun 2026 bukan untuk membatasi kebebasan berekspresi, melainkan pedoman kerja agar penindakan konten disinformasi terukur dan akuntabel. Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Mediodecci Lustarini mengatakan, KM 127 memperjelas batas waktu

Rafles