Polisi Tindak Balapan liar, 30 Ranmor di Parepare Diamankan

Polisi Tindak Balapan liar, 30 Ranmor di Parepare Diamankan
Sepeda motor diamankan karena balapan.liar ( Humas Polres Parepare )

Spektroom - Aparat Polres Parepare mengamankan sedikitnya 30 unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam balapan liar serta kendaraan berknalpot brong di Kota Parepare, Minggu (22/2/2026) subuh.

Penindakan dilakukan sekitar pukul 05.30 wita di Jalan Mattirotasi, sebuah ruas jalan dua sisi dengan sistem lajur satu arah dan panjang sekitar satu kilometer. Kondisi jalan yang lurus dan lengang pada pagi hari membuat lokasi ini kerap dijadikan arena balapan liar oleh sekelompok remaja dan pemuda.

Tim Anti Balap Liar Polres Parepare menyisir lokasi setelah menerima laporan masyarakat melalui media sosial. Hasilnya, sebanyak 30 kendaraan roda dua, baik terduga pelaku balapan liar maupun pengendara yang tertangkap tangan menggunakan knalpot tidak standar berhasil diamankan.

Seluruh kendaraan tersebut kemudian digiring ke Sat Lantas Polres Parepare yang berlokasi di Jalan Andi Isa untuk proses penindakan lebih lanjut.

Kasat Lantas Polres Parepare AKP Muhammad Arsyad menjelaskan bahwa upaya pemberantasan balapan liar itu merupakan respons cepat atas keresahan warga. Dirinya menegaskan, tindakan tegas akan diberlakukan bagi pelaku yang terbukti melakukan balapan liar.

“Informasi dari masyarakat tentang adanya aksi balapan liar yang berlangsung setiap subuh sejak bulan Ramadhan ini kami tindak lanjuti. 30 kendaraan roda dua berhasil diamankan “. Kata AKP Arysad.

AKP Arysad melanjutkan, bahwa jika terbukti maka pelaku akan dikenakan tilang dengan denda maksimal serta penahanan kendaraan hingga tiga bulan.

“ Iya, itu sudah kita tegaskan jauh hari sebelumnya, bahwa penindakan bagi pelaku balapan liar adalah tilang dengan denda maksimal, dan penahanan kendaraan selama 3 bulan berturut – turut, ini akan kami berlakukan dengan adil kepada pemilik kendaraan balapan liar jika terbukti, tidak ada kompromi demi kebaikan dan keselamatan generasi muda kita dan keselamatan pengguna jalan lainnya “. tegas dia.

Sehubungan dengan itu, Kasat AKP Arsyad pun mengimbau para remaja dan pemuda agar menghentikan kebiasaan balapan liar yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Berhentilah balapan liar, menonton pun jangan. Tidak ada gunanya dan sangat berbahaya. Sayangi diri sendiri dan masa depan kalian,” pungkasnya.

Berita terkait

Sensus Ekonomis Langkah Penting Untuk Memperoleh Data Yang Akurat Tentang Kondisi Ekonomi Masyarakat

Sensus Ekonomis Langkah Penting Untuk Memperoleh Data Yang Akurat Tentang Kondisi Ekonomi Masyarakat

Bogor-Spektroom : Rudy Susmanto, melakukan pendataan perdana Sensus Ekonomi 2026 bersama Kepala BPS Kabupaten Bogor di kediamannya, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bogor. " Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah penting untuk memperoleh data yang

Asmari, Buang Supeno
Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Landak- Spektroom – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Besar Nurul Bustanul Jannah di Dusun Karya Jaya, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, saat ratusan jamaah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah melalui pengajian, Selasa (16/06/2026). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan dengan pengamanan dari

Apolonius Welly, Buang Supeno
Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Bukittinggi –Spektroom : Harapan baru mengalir di tubuh sepak bola Kota Bukittinggi setelah PSSI Sumatera Barat menunjuk Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kota Bukittinggi. Sosok ini kini menjadi figur sentral yang diharapkan mampu menggerakkan kembali roda pembinaan dan kompetisi sepak bola di Bukittinggi yang sempat

Wiza Andrita, Buang Supeno