Polresta Banyumas Ajak Pelajar Jadikan AI sebagai Pendukung Belajar dan Berkarya
Banyumas – Spektroom: Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mendorong perlunya kemampuan literasi digital di kalangan pelajar.
Hal itu menjadi perhatian Polresta Banyumas melalui program Paham AI yang digelar di SMKN 2 Purwokerto, Senin (7/9/2026).
Sebanyak 302 siswa sekolah yang berada di Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Purwokerto, mengikuti pelatihan yang dipimpin Ipda Wiwid Adi Saputro, S.Psi., bersama tim.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan perkembangan teknologi AI serta cara memanfaatkannya secara positif, kreatif, produktif, dan bertanggung jawab.
Materi yang diberikan tidak sekadar mengajarkan penggunaan teknologi. Para siswa juga diajak memahami manfaat dan risiko AI, termasuk pentingnya etika dalam memanfaatkan teknologi yang kini semakin mudah diakses.
AI diharapkan dapat digunakan sebagai sarana pendukung pembelajaran, pengembangan kreativitas, hingga meningkatkan produktivitas. Namun, penggunaan teknologi tersebut tetap membutuhkan sikap kritis agar pelajar tidak sekadar menerima informasi yang dihasilkan AI tanpa melakukan verifikasi.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi mengatakan, literasi AI penting diberikan kepada pelajar seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, namun tetap mengedepankan sikap kritis dan bertanggung jawab.
“AI harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif, seperti mendukung proses belajar, mengembangkan kreativitas dan meningkatkan produktivitas. Yang tidak kalah penting, pelajar harus memahami etika serta bertanggung jawab atas penggunaan teknologi tersebut,” ujarnya.
Petrus menambahkan, program Paham AI menjadi bagian dari upaya Polresta Banyumas mendorong terbentuknya generasi muda yang cakap digital. Pelajar diharapkan mampu melihat perkembangan AI bukan hanya sebagai teknologi, tetapi juga sebagai peluang untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas.
Melalui edukasi tersebut, Polresta Banyumas berharap siswa mampu menjadi pengguna AI yang bijak, kritis, dan bertanggung jawab, sehingga teknologi dapat memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari tanpa mengabaikan aspek etika dan keamanan digital.