Polresta Banyumas Siagakan Pasukan Bhayangkara Hadapi Dampak El Nino

Polresta Banyumas Siagakan Pasukan Bhayangkara Hadapi Dampak El Nino
Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus P. Silalahi, SH, SIK, MH, memimpin penyaluran bantuan air bersih didesa Tamansari kecamatan Karanglewas.(Foto : Humas Polresta Banyumas).

Banyumas-Spekttoom : Polresta Banyumas menyiapkan Pasukan Siaga Bhayangkara untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang memicu musim kemarau ekstrem di wilayah Banyumas. Pasukan tersebut disiagakan untuk memantau daerah rawan kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus P. Silalahi, SH, SIK, MH, menjawab pertanyaan spektroom,co.id Rabu (5/8/2026), mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari menggelar apel kesiapsiagaan, memeriksa peralatan pendukung, hingga memperkuat koordinasi lintas instansi.

"Kami telah melakukan apel bersama untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel yang terlibat dalam penanganan dampak kekeringan," ujar Petrus.

Menurutnya, Polresta Banyumas juga telah berkoordinasi dengan Perhutani, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, TNI, serta berbagai elemen masyarakat untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Ia menjelaskan, fenomena El Nino menyebabkan pemanasan suhu permukaan laut yang menggeser pembentukan awan hujan ke wilayah Amerika Selatan. Kondisi tersebut membuat curah hujan di Indonesia berkurang sehingga memicu kemarau yang lebih panjang dan meningkatkan potensi kebakaran.

Dalam penanganan kebakaran lahan, personel Polresta bersama instansi terkait melakukan penyekatan dan pembuatan jalur pembatas secara manual agar api tidak meluas ke lahan lain. Selain itu, polisi juga terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Di sisi lain, Polresta Banyumas juga telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan, salah satunya di Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas.

Ibu-ibu Bhayangkari Polresta Banyumas, ikut peduli terhadap dampak El Nino dengan menyalurkan air bersih. (Foto : Humas Polresta Banyumas)

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banyumas, Abdul Lajis, mengatakan hingga Rabu (5/8/2026) sebanyak 31 desa dan tujuh fasilitas umum telah terdampak kekeringan dan mengajukan bantuan air bersih kepada pemerintah daerah melalui BPBD.

Bantuan yang telah disalurkan mencapai 172 ritase atau sekitar 833 ribu liter air bersih, yang menjangkau 7.230 kepala keluarga atau 23.269 jiwa. Wilayah dengan jumlah desa terdampak terbanyak berada di Kecamatan Sumpyuh dan Kecamatan Cilongok yang masing-masing mencapai lima desa, disusul Kecamatan Karanglewas dengan tiga desa.

Selain kekeringan, BPBD juga mencatat telah terjadi lima kebakaran lahan di Banyumas, masing-masing di Kelurahan Grendeng (Purwokerto Utara), Desa Pamijen (Sokaraja), Desa Karangtalun Kidul (Purwojati), Kelurahan Teluk (Purwokerto Selatan), dan Desa Sawangan (Ajibarang). Kondisi tersebut menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat upaya pencegahan selama musim kemarau masih berlangsung

Berita terkait

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Palangka Raya–Spektroom : Ketika kemarau berlangsung panjang dan kebakaran lahan terus membayangi, kebutuhan warga bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Bantuan disalurkan di sejumlah titik di Kabupaten

Polin, Julianto
Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles