Poltekkes Kemenkes Palembang Wisuda 614 Lulusan Diploma Tiga, Sarjana Terapan & Program Profesi
Palembang - Spektroom: Sidang Terbuka Poltekkes Kemenkes Palembang menggelar Wisuda Ke- 33 Sesi 3 Program Diploma Tiga, Sarjana Terapan dan Program Profesi, di Kampus setempat, Kamis (15/10/2026).
Sebanyak 614 Wisudawan, dari program studi Gizi dan Dieteika program sarjana terapan 47 orang, program studi Gizi dan Dieteika program sarjana terapan kelas RRL 61 orang, Program Studi Kebidanan program sarjana terapan 38 orang, Program Studi Kebidanan program sarjana terapan kelas RRL 287 orang dan Program Studi Gizi Program Diploma Tiga 87 orang serta Program Studi Kebidanan program Diploma Tiga 92 orang.
Kepala LL Dikti Wilayah II Ishak Iskandar dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada para wisudawan bahwa dunia terus berubah, ilmu terus berkembang. Apa yang kita ketahui hari ini mungkin akan usang esok. Karena itu, jangan pernah berhenti belajar.
Jadikan setiap pengalaman sebagai guru, setiap tantangan sebagai kesempatan untuk tumbuh. Pembelajar sejati bukan hanya mereka yang duduk di bangku kuliah, melainkan mereka yang senantiasa haus akan pengetahuan dan perbaikan diri.
"Kuasai ilmu pengetahuan untuk mengabdi kepada masyarakat demi kemanusiaan.Ilmu yang Anda miliki bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi amanah untuk memberi manfaat" ujar Ishak Iskandar berpesan.
Dibidang kesehatan, menurut Iskandar setiap pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai, lanjut dia akan berdampak langsung pada kehidupan orang lain.
"Oleh karena itu gunakan ilmu itu untuk menebar kebaikan, membantu sesama, dan mengangkat derajat kemanusiaan. Karena sejatinya, pengabdian adalah puncak dari kecerdasan dan ketulusan" ujarnya lagi.
Sementara Wakil Direktur I, Diah Navianti, S.Pd., M.Kes., memaparkan perjalanan panjang Poltekkes Kemenkes Palembang yang telah berdiri kokoh selama 24 tahun sebagai perguruan tinggi vokasi kesehatan terdepan.
“Politeknik Kesehatan Palembang merupakan hasil merger dari enam Akademi Kesehatan milik Kementerian Kesehatan di Palembang, yang kemudian disusul oleh Akademi Keperawatan di Baturaja dan Lubuk Linggau,” ujar Diah Navianti.
Diah juga menyoroti titik balik penting pada 10 Oktober 2012, ketika pembinaan Poltekkes dialihkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui SK Mendikbud RI Nomor 355/E/0/2012.
Kedudukan institusi semakin diperkuat dengan terbitnya Peraturan Pemerintah nomor 57 tahun 2022, yang menegaskan bahwa Poltekkes Kemenkes dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi dan profesi sesuai tugas dan fungsinya.
Perkembangan institusi terus berlanjut, pada akhir tahun 2018, tiga perguruan tinggi kesehatan milik Pemerintah Daerah, yaitu Akademi Keperawatan Kabupaten Lahat, Akademi Kebidanan Kabupaten Muara Enim, dan Akademi Kesehatan Lingkungan Provinsi Sumatera Selatan, resmi bergabung.
"Tidak berhenti di situ, pada tahun 2020, Poltekkes Palembang mengajukan pembukaan lima prodi baru untuk menjawab kebutuhan SDM kesehatan di Sumatera Selatan" pungkasnya.(@Ng).