Trending

PON Beladiri II 2025 Kudus: Hari Ini Sumbar Incar Tiga Emas dari Tarung Derajat

PON Beladiri II 2025 Kudus: Hari Ini Sumbar Incar Tiga Emas dari Tarung Derajat
Laga Cabor Tarung Derajat. (Foto: Humas KONI Sumbar)

Spektroom - Tiga cabang olahraga yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II 2025, di Kudus, Jawa Tengah sudah menyelesaikan pertandingan.

Ketiga cabang olahraga tersebut, masing-masing taekwondo, judo dan gulat. Mereka yang sudah menyelesaikan pertandingan langsung pulang ke Sumbar. Taekwondo pulang duluan, disusul judo dan gulat.

Dari ketiga cabor tersebut, berhasil menyumbang 2 emas dan 3 perunggu bagi kontingen Sumbar. Gulat berkontribusi 2 emas dan 1 perunggu. Dua perunggu lainnya disumbangkan taekwondo. Sementara judo, masih belum beruntung menyumbang medali.

Dengan raihan tersebut, hingga Rabu (15/10/2025), kontingen Sumbar menempati posisi ke-8 klasemen perolehan medali sementara. Sebuah raihan yang membanggakan tentunya.

"Terima kasih untuk tim taekwondo, judo dan gulat yang telah berjuang sekuat tenaga di arena laga, demi menegakkan marwah olahraga Sumatera Barat di kancah nasional. Apa pun hasilnya, kita jadikan acuan untuk melakukan evaluasi dan berbenah agar bisa lebih baik lagi ke depannya," ujar Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus.

Orang nomor satu di KONI Sumbar itu juga mengucapkan selamat jalan ke rombongan yang kembali Ranah Minang. Semoga selamat sampai ketujuan dan kembali bisa berkumpul dengan keluarga.

Peluang Tiga Emas dari Tarung Derajat.

Sementara itu, hari ini Kamis (15/10/2025) kontingen Sumbar kembali berjuang menambah pundi-pundi emasnya.

Yang menggembirakan, ada peluang tiga medali emas yang bakal diperoleh dari cabang tarung derajat yang memainkan babak final hari ini. Ada tiga petarung Sumbar yang lolos ke babak final.

Pada kelas 54,1–58 kg putri, Dewi Yosilia akan berhadapan dengan Vinka Widianingrum (Jawa Tengah).

Lalu, di sektor putra kelas 61,1–64 kg, Wahyunus Pratama akan ditantang I Gusti Ngurah Bagus (Bali), serta di kelas 62,1–66 kg putri, petarung Vebi Sasmita Husna akan bikin perhitungan dengan Karunia Ingtyas Putranti.

Pelatih Tarung Derajat Sumbar, Guru Deddy Fuad Helmi, bersama asisten pelatih Ade Dwi Jayanto, optimistis anak asuhnya mampu mempersembahkan hasil terbaik bagi Sumatera Barat.

“Insya Allah tiga medali emas. Mohon doa restunya untuk anak-anak kita di final,” ujar Guru Deddy yang diamini Dede. (RRE/jiga/Humas KONI Sumbar)

Berita terkait

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Gubernur Mirza Hari Ini Lantik Bupati Lampung Tengah dan Wagub Jihan Ikuti Rakor PJU di Jakarta

Bandarlampung - Spektroom: Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik Yanyan Ruchyansah pukul 08.00, Selasa 3 November 2026, diagendakan memimpin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026, yang dirangkai dengan Pembahasan Kolaborasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia

Anggoro AP
Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Pemerintah Jadikan  Koperasi Sebagai Instrumen Penting Perekonomian Nasional

Denpasar – Spektroom :  Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) Ferry Juliantono menegaskan,  Pemerintah menjadikan koperasi sebagai instrumen penting perekonomian nasional lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), mulai dari pembentukan badan usaha hingga pembangunan fisik dan pengoperasiannya. Penegasan tersebut disampaikan saat  mengukuhkan Pengurus IKA UNPAD Provinsi Bali di

Nurana Diah Dhayanti
2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas