PPIH Arab Saudi : Jamaah Haji yang Sakit Boleh Tanazul atau pulang lebih awal

PPIH Arab Saudi : Jamaah Haji yang Sakit Boleh Tanazul atau pulang lebih awal

SPEKTROOM.ID, Fase pemulangan jamaah haji gelombang satu dari tanah suci ke tanah air terus berlangsung melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah dan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah 

Pada saat pemulangan jamaah, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Makkah menyebutkan ada 35 jamaah yang menjalani perawatan di KKHI pasca Armuzna.

Kepala KKHI Daker Makkah, dr. Edy Supriyatna mengatakan, mereka menderita berbagai macam penyakit, antara lain jantung, paru, dan dimensia. Pasien dengan penderita jantung ini bukanlah lansia, tapi merupakan penyakit bawaan.

"Insya Allah berusaha yang terbaik untuk kesembuhan pasien dan kembali ke kloternya dan pulang bersama kloternya," kata dr. Edy di Makkah, Kamis (12/6/2025)

Semebtara itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memprioritaskan jamaah haji Indonesia yang sakit dan membutuhkan perawatan segera di tanah air untuk mengikuti program tanazul atau pulang lebih awal dari jadwal yang ditentukan.

Kasi Media Center Haji (MCH) PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Dodo Murtado mengatakan tanazul terbagi dua kategori, yaitu jamaah sakit dan pengisian seat kosong.

"Untuk jamaah sakit syarat yang harus disiapkan adalah surat rekomendasi dari petugas kesehatan kloter dan surat rekomendasi dari Klinik Kesehatan Haji Imdonesia (KKHI) Daerah Kerja Makkah," jelas Dodo dalam konferensi pers di Makkah, Rabu (12/6/2025) 

Sementara untuk pengisian seat kosong, diperuntukkan jamaah penggabungan ke kloter asal dalam Embarkasi yang sama dan jamaah yang harus pulang dahulu karena alasan dinas.

Untuk pengisian seat kosong penggabungan kloter, syarat yang diperlukan adalah :

* Surat pengantar dari PPIH Embarkasi

* Surat pengantar dari Ketua Sektor

Sementara untuk alasan dinas, syarat yang diperlukan:

* Surat permohonan mutasi dari jamaah yang bersangkutan dan diketahui Ketua Kloter

* Surat pernyataan tidak menuntut kompensasi atas kekurangan layanan

* Surat dari atasan langsung, dari instansi terkait

* Surat pengantar dari Ketua Sektor

Pengajuan tanazul disampaikan melalui sektor masing-masing, kemudian diteruskan kepada Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah.

"Melalui program ini, diharapkan jamaah yang memerlukan pemulangan lebih awal dapat kembali ke tanah air dengan aman dan nyaman," tandasnya (hy)

Berita terkait

Menteri PU  Pastikan  Pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap, Berjalan Optimal

Menteri PU  Pastikan  Pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap, Berjalan Optimal

Cilacap - Spektroom :  Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan  pembangunan  Sekolah Rakyat Cilacap berjalan optimal. Hal tersebut disampaikan  saat Menteri PU meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Minggu (10/5/2026. Dalam tinjauan tersebut, Menteri Dody menyoroti pentingnya penanganan drainase dan pengendalian aliran air

Nurana Diah Dhayanti
Hendri Elvin Desak RSUD Sawahlunto Tes Urine Seluruh Pegawai dan Beri Sanksi Tegas Jika Terbukti Positif Narkoba

Hendri Elvin Desak RSUD Sawahlunto Tes Urine Seluruh Pegawai dan Beri Sanksi Tegas Jika Terbukti Positif Narkoba

Sawahlunto–Spektroom : Sorotan terhadap dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan RSUD Sawahlunto mencuat setelah adanya pemeriksaan acak terhadap sejumlah pegawai rumah sakit yang disebut menemukan satu orang staf sopir ambulans terindikasi positif menggunakan zat terlarang. Menanggapi informasi tersebut, tokoh masyarakat Sawahlunto yang juga adalah Anggota Fraksi PKS DPRD Sawahlunto, Hendri Elvin,

Riswan Idris, Bian Pamungkas
Respati Dorong Pokdarwis Kembali Diperkuat, Pariwisata Harus Tumbuh dari Bawah

Respati Dorong Pokdarwis Kembali Diperkuat, Pariwisata Harus Tumbuh dari Bawah

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata untuk kembali menghidupkan dan memperkuat peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di daerah. Menurut Respati, keberadaan Pokdarwis sangat penting sebagai ujung tombak pengembangan wisata berbasis masyarakat. Karena itu, perhatian pemerintah pusat terhadap kelompok sadar wisata dinilai perlu diperkuat

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas