PPP Bidik Kursi Senayan 2029, Emil Sulistyowati Pacu Konsolidasi Kader hingga Akar Rumput
Madiun -Spektroom – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membidik kebangkitan politik pada Pemilu 2029 dengan menargetkan kembali perolehan kursi di DPR RI atau Senayan, setelah gagal mengamankan kursi pada pemilu sebelumnya. Untuk mewujudkan target tersebut, PPP mulai memperkuat konsolidasi organisasi dan soliditas kader hingga tingkat akar rumput, termasuk melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) X PPP se-Kota Madiun yang digelar di Gedung TK Masyitoh, Minggu (25/10/2026).
Ketua DPW PPP Jawa Timur, Hjh. Emil Sulistyowati, menegaskan keyakinannya bahwa PPP mampu merebut kembali kursi di Senayan yang pernah diraih pada pemilu sebelumnya.
“Meski PPP dalam pemilu kali ini belum bisa mendapatkan kursi di Senayan, saya yakin untuk Pemilu 2029 akan bisa meraih kembali kursi yang pernah diraihnya,” kata Emil saat memberikan sambutan dalam pembukaan Musancab X PPP se-Kota Madiun.
Optimisme tersebut menjadi tantangan bagi PPP untuk membangun kembali kekuatan politiknya. Konsolidasi organisasi dinilai penting untuk menjaga soliditas kader sekaligus memperkuat kerja partai dalam menjangkau masyarakat.
Musancab menjadi salah satu forum strategis untuk menata kepengurusan di tingkat kecamatan dan ranting. Melalui forum ini, PPP diharapkan mampu menggerakkan kembali mesin partai agar lebih aktif menjalankan program organisasi dan kegiatan sosial

Ketua DPC PPP Kota Madiun, Sobwan, S.Pd.I., mengatakan Musancab X tidakanya berorientasi pada penguatan struktur kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum membangkitkan semangat kader, terutama mereka yang berada di tingkat akar rumput.
Menurut Sobwan, kader di tingkat anak cabang dan ranting memiliki peran penting dalam memastikan program partai berjalan efektif serta mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Dengan adanya Musancab X ini, kami berupaya menyemangati kembali para kader, mulai dari tingkat akar rumput hingga ranting, agar program kerja partai dapat lebih efektif, terutama dalam kegiatan sosial,” ujar Sobwan.
Ia menegaskan, penguatan struktur organisasi harus berjalan beriringan dengan upaya membangun kedekatan partai dengan masyarakat. PPP tidak cukup hanya melakukan konsolidasi internal, tetapi juga perlu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi warga. Sobwan optimistis PPP dapat kembali bangkit apabila seluruh kader mampu menjaga kekompakan dan memperkuat kerja organisasi hingga tingkat bawah.
“Ke depan, PPP harus semakin solid. Kami terus melakukan konsolidasi bersama kader, pengurus anak cabang, dan ranting, sekaligus menyusun program yang menyentuh masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan sosial dan penyerapan aspirasi warga menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap PPP. Melalui pendekatan tersebut, partai berharap kehadirannya semakin dirasakan masyarakat di setiap wilayah kecamatan di Kota Madiun.
Bagi PPP, target merebut kembali kursi di Senayan pada Pemilu 2029 menuntut kerja politik yang lebih terarah. Soliditas organisasi perlu diterjemahkan menjadi aktivitas kader yang konsisten, kedekatan dengan masyarakat, serta kemampuan memperjuangkan aspirasi warga.
Dengan demikian, Musancab tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum untuk mengukur kesiapan partai dalam membangun kembali dukungan politik menjelang kontestasi nasional mendatang. Musancab X PPP se-Kota Madiun dihadiri pengurus harian dan Majelis DPC PPP Kota Madiun, badan otonom (Banom), serta pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP se-Kota Madiun.
Melalui konsolidasi tersebut, PPP Kota Madiun berharap struktur partai semakin solid dan kader semakin aktif menjalankan program sosial serta menyerap aspirasi masyarakat sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029..