Pramuka Maluku Utara Didorong Bertransformasi Digital, Wagub Sarbin: Tinggalkan Program yang Tak Berdampak

Pramuka Maluku Utara Didorong Bertransformasi Digital, Wagub Sarbin: Tinggalkan Program yang Tak Berdampak
Wakil Gubernur Maluku Utara selaku Wakil Ketua Mabida Pramuka Maluku Utara H. Sarbin Sehe saat membuka Rakerda (Foto:Spektroom/Nanang)

Sofifi-Spektroom : Wakil Gubernur Maluku Utara sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara di Aula Bidadari Kantor Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara, Sofifi, Senin sore (15/6/2026).

Rakerda yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Juni 2026, diikuti peserta dari sembilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka kabupaten/kota se-Maluku Utara. Namun, Kwarcab Kabupaten Pulau Taliabu tercatat tidak hadir dalam agenda tersebut.

Dalam sambutannya, H. Sarbin Sehe menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki struktur organisasi yang kuat dan tersebar hingga ke tingkat akar rumput. Potensi tersebut, menurutnya, harus dimaksimalkan untuk menyusun program pembinaan yang relevan dengan tantangan zaman.

"Kita sudah memasuki era digitalisasi. Karena itu, Pramuka juga harus beradaptasi sehingga dapat menghemat tenaga dan waktu untuk peningkatan sistem pendataan dan informasi," ujar Sarbin.

Ia menilai Rakerda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang telah berjalan. Program yang tidak memiliki dampak nyata, kata dia, tidak perlu dipertahankan dalam perencanaan ke depan, terlebih di tengah kondisi anggaran yang harus dikelola secara efektif.

Menurutnya, hasil Rakerda harus mampu melahirkan konsolidasi internal yang sehat serta menghasilkan program pengabdian masyarakat yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Langkah itu dinilai sejalan dengan semangat mendukung berbagai program prioritas nasional.

Sarbin juga mendorong Gerakan Pramuka menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.

Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara, H. Muhammad Abusama, mengatakan Rakerda merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, menyusun agenda ke depan, sekaligus menyatukan persepsi menjelang persiapan dan pemulangan peserta Jambore Nasional (Jamnas).

"Di dalam menetapkan program kerja ke depan tidak mengabaikan kegiatan rutinitas dan tetap menyesuaikan program yang penting serta disesuaikan dengan kondisi anggaran," ujar H. Ama, sapaan akrab H. Muhammad Abusama.

Ia mengajak seluruh peserta Rakerda untuk tetap fokus menyusun program peningkatan kualitas peserta didik Pramuka agar tumbuh menjadi generasi yang solid, mandiri, dan inovatif.

H. Ama juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan pemerintah kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kepramukaan, sehingga program kerja tahun 2025 dapat terlaksana dengan baik.

Memasuki era digital, lanjutnya, Gerakan Pramuka perlu memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk meningkatkan efisiensi administrasi agar organisasi semakin modern, solid, dan mampu mengikuti dinamika perkembangan zaman.

Ia turut mengingatkan seluruh pengurus Kwarcab agar menyukseskan program Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka Nasional melalui pendataan berbasis digital melalui tautan "Ayo Pramuka". Pendataan tersebut dinilai penting untuk mengetahui jumlah anggota Pramuka secara akurat, baik di Maluku Utara maupun secara nasional.

Pada pembukaan Rakerda, juga dilakukan penyerahan simbolis KTA Pramuka Nasional dari Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwartir Nasional, Beni Romansah, kepada Wakil Ketua Mabida H. Sarbin Sehe dan Ketua Kwarda H. Muhammad Abusama.

Penyerahan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat sistem administrasi, validasi, dan pengelolaan basis data kepramukaan yang terintegrasi, mulai dari tingkat gugus depan, kwartir cabang, hingga tingkat nasional. Dengan langkah itu, Gerakan Pramuka Maluku Utara diharapkan semakin adaptif menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
ссс