Trending

Produk Lokal Perlu Dilindungi, Digitalisasi Jadi Peluang Bersaing dengan Produk Impor

Produk Lokal Perlu Dilindungi, Digitalisasi Jadi Peluang Bersaing dengan Produk Impor
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta : pemerintah seharusnya memiliki data yang jelas mengenai jumlah produksi dalam negeri dan kebutuhan pasar sebelum membuka keran impor.( Foto :Bian Pamungkas).

Jakarta – Spektroom :
Persaingan antara produk lokal dan produk impor menjadi tantangan yang harus disikapi dengan kebijakan yang tepat. Pemerintah dinilai perlu memperkuat perlindungan terhadap produk dalam negeri melalui pengelolaan neraca perdagangan yang akurat agar produk lokal tidak semakin terdesak oleh barang impor.

Hal tersebut disampaikan ketua umum Kadin DKI Jakarta DR. Diana Dewi, saat sesi diskusi yang diadakan media Spektroom.co.id, yang membahas peluang pengembangan usaha dan daya saing produk lokal.

Menanggapi pertanyaan peserta dari Purwokerto, Padang, dan Jember, narasumber menjelaskan bahwa pemerintah seharusnya memiliki data yang jelas mengenai jumlah produksi dalam negeri dan kebutuhan pasar sebelum membuka keran impor.

"Produk yang sudah tersedia dalam jumlah cukup seharusnya mendapatkan perlindungan. Neraca perdagangan harus menjadi dasar dalam menentukan kebijakan impor agar tidak merugikan pelaku usaha lokal," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dunia bisnis saat ini telah memiliki klaster dan pemain-pemain besar di setiap sektor. Karena itu, pelaku usaha harus mampu membaca peluang dengan sudut pandang yang berbeda agar dapat menemukan celah pasar yang masih terbuka.

Selain perlindungan kebijakan, produk lokal juga memiliki peluang untuk bersaing, terutama ketika mampu menawarkan harga yang lebih kompetitif dibanding produk impor. Salah satu keunggulannya adalah biaya produksi yang tidak terlalu dipengaruhi fluktuasi nilai tukar dolar.

Di sisi lain, digitalisasi menjadi faktor yang tidak dapat dihindari dalam dunia usaha. Pemanfaatan teknologi digital dinilai mampu membantu pelaku usaha memahami perilaku konsumen, mulai dari jumlah pengunjung hingga produk yang paling diminati.

"Melalui digitalisasi kita bisa mengetahui apa yang dicari konsumen. Karena itu, pengetahuan dan kemampuan mengikuti perkembangan zaman harus terus diasah," katanya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha, termasuk bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin), media, serta berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan, publikasi, hingga promosi program-program yang mendukung pengembangan UMKM dan produk lokal.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, media, dan organisasi bisnis diharapkan mampu memperluas pasar produk lokal sekaligus meningkatkan daya saingnya di tengah derasnya arus perdagangan global.

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP