Program Pendidikan Gratis Pemprov Papua Tengah, Menjangkau 64.000 Lebih Pelajar & Mahasiswa
Nabire-Spektroom : Hingga tahun 2026 ini, program pendidikan gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menjangkau lebih dari 64.000 pelajar dan mahasiswa.
Dalam keterangan persnya yang diterima Jurnalis Spektroom Selasa, 18 Agustus 2026, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menjelaskan, program tersebut merupakan upaya pemerintah daerah memastikan keterbatasan biaya tidak menjadi hambatan bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan.
"Pemprov Papua Tengah tahun ini, membiayai lebih dari 58.000 siswa SMP, SMA, SMK, SLB, dan asrama sekolah serta sekitar 6.000 mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di berbagai daerah,” katanya.
Ia kemukakan, program pendidikan gratis itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan akses pendidikan sekaligus mengurangi risiko anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
"Pembiayaan juga mencakup sekolah-sekolah berasrama serta mahasiswa Papua Tengah yang menempuh pendidikan di luar negeri dan untuk mahasiswa di luar negeri, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar per tahun melalui skema hibah," jelas Meki Nawipa.
Perluasan akses pendidikan tegas Gubernur, harus pula diikuti dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik. Karena itu, pemerintah daerah memberikan dukungan sertifikasi kepada guru sekaligus tambahan insentif.
"Selama 2 tahun ini kita juga membiayai 1.800 guru untuk mendapatkan sertifikat, sehingga guru bisa mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik dengan tambahan insentif,” ujarnya.
Iapun berharap seluruh program pendidikan yang disiapkan pemerintah daerah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh siswa, mahasiswa, guru dan sekolah penerima manfaat.
"Kami ingin anak-anak Papua Tengah tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kejujuran, integritas, dan semangat untuk terus maju," tutup sang Gubernur.