Trending

Rebutan Gunungan Kupatan Kadilangu Meriah

Rebutan Gunungan Kupatan Kadilangu Meriah
Ratusan warga mengikuti tradisi rebutan gunungan dalam festival kupatan yang berlangsung meriah, Minggu, (05/04/2026), malam. (Foto: Sigit)

Pati-Spektroom : Ratusan warga memadati Desa Kadilangu Pati untuk mengikuti tradisi rebutan gunungan dalam festival kupatan yang berlangsung meriah, Minggu, (05/04/2026), malam.

Sebanyak sebelas gunungan berisi ketupat lepet serta hasil bumi ludes diperebutkan warga yang datang sejak sore hari. Tradisi ini diawali dengan kirab gunungan mengelilingi desa sejauh dua kilometer sebelum dipusatkan di lokasi acara utama.

Warga menyambut iring-iringan gunungan dengan sorak sorai yang menggambarkan antusiasme tinggi terhadap tradisi tahunan tersebut. Isi gunungan terdiri dari ketupat lepet sayuran hingga buah-buahan yang menjadi simbol hasil panen masyarakat setempat melimpah.

Setelah kirab selesai warga langsung berebut isi gunungan dengan penuh semangat meskipun harus berdesakan di lokasi acara. Warga Desa Kadilangu Eva mengatakan kegiatan ini merupakan tradisi rutin yang kembali digelar dengan dukungan pemerintah desa setempat.

"Kegiatan ini rutin diadakan dan warga sangat antusias karena setiap RT membuat gunungan ketupat dan lepet bersama-sama," ujar Eva.

Ia menambahkan tradisi tersebut sempat hampir punah namun kini kembali digelar sehingga mampu menarik partisipasi masyarakat luas. Menurutnya warga mengikuti rebutan gunungan karena berharap mendapatkan berkah dari hasil bumi yang dibagikan dalam festival tersebut.

Kepala Desa Kadilangu Arif Heru Prasetyo menjelaskan festival kupatan ini digelar secara berkala untuk menjaga tradisi lokal masyarakat.

"Agenda ini disiapkan sebelumnya dan digelar setiap dua tahun dengan total sebelas gunungan dari warga dan pemerintah desa," jelas Arif.

Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga memperkuat kebersamaan serta rasa syukur masyarakat atas panen. Setelah kegiatan selesai warga berkumpul menikmati ketupat bersama sebagai simbol kebersamaan dan tradisi yang terus dilestarikan.(*)

Berita terkait

Polda DIY Larang Personel Gunakan Vape, Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika

Polda DIY Larang Personel Gunakan Vape, Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika

Yogyakarta-Spektroom ; Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melarang seluruh personelnya menggunakan rokok elektrik atau vape, baik di lingkungan kedinasan maupun di luar kedinasan. Kebijakan tersebut merupakan langkah pencegahan terhadap potensi penyalah gunaan narkotika yang menggunakan perangkat vape sebagai media konsumsi zat terlarang. Larangan itu menindak lanjuti Surat Edaran Kapolri Nomor

Bian Pamungkas
Tekan Stunting, Pemkab Pasaman Barat dan Tanoto Foundation Perkuat Kolaborasi

Tekan Stunting, Pemkab Pasaman Barat dan Tanoto Foundation Perkuat Kolaborasi

Pasaman Barat-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memperkuat kolaborasi dengan Tanoto Foundation untuk mempercepat pencegahan dan penurunan stunting. Kerja sama yang telah terjalin sejak 2021 tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pemenuhan gizi, dan pola pengasuhan anak sebagai investasi mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut disampaikan dalam

Rafles
KAI Daop 5 Perpanjang Peron Stasiun Sidareja, Siapkan Layanan KA Pangandaran Mulai Desember

KAI Daop 5 Perpanjang Peron Stasiun Sidareja, Siapkan Layanan KA Pangandaran Mulai Desember

Cilacap-Spektroom ; Stasiun Sidareja, Kabupaten Cilacap, mulai dikembangkan untuk mendukung peningkatan layanan kereta api, termasuk rencana perpanjangan relasi KA Pangandaran dari Gambir hingga Sidareja yang dijadwalkan berlaku mulai 1 Desember 2026. Pengembangan fasilitas dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus mempermudah mobilitas penumpang. Selama

Bian Pamungkas