Sijago Merah mengamuk lagi , 100 Personil Damkar dari Berbagai Daerah Dikerahkan.

Sijago Merah mengamuk lagi , 100 Personil Damkar dari Berbagai Daerah Dikerahkan.
Kobaran api melahap beberapa ruko dan kios kecil diseputaran kawasan Hafis Jalil. (Foto: dok. Rt)

Bukittinggi-Spektroom : Musibah kebakaran hebat kembali melanda Kota Bukittinggi, tepatnya di kawasan Jalan Hafiz Jalil, RT 03 RW 02, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang pada Jumat sore (1/5/2026). Peristiwa ini terjadi tak lama setelah laporan masuk ke Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi sekitar pukul 15.57 WIB, yang menyebutkan terjadinya kebakaran yang melibatkan bangunan rumah dan tempat usaha di lokasi tersebut.

Segera setelah menerima informasi dan mendapatkan instruksi dari pimpinan, regu yang sedang bertugas piket yakni Regu Yudha langsung bergerak menuju lokasi kurang dari satu menit kemudian, tepatnya pukul 15.58 WIB. Berkat kesiapsiagaan yang tinggi, waktu tanggapan atau waktu yang dibutuhkan petugas untuk tiba di lokasi kejadian hanya memakan waktu sekitar dua menit saja sejak laporan diterima, meskipun menghadapi kendala jalan yang cukup padat dan macet di sepanjang perjalanan menuju lokasi.

Begitu tiba di tempat kejadian, petugas mendapati api sudah membesar dan berkobar dengan hebat, dengan cepat menjalar dan melahap bangunan di sekitarnya. Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan pihak pemadam kebakaran, kobaran api telah menghanguskan sebanyak 4 unit bangunan rumah tinggal jenis semi permanen dan 10 unit kedai yang berada di atas jalur rel kereta api di kawasan tersebut.

Api yang tak kunjung padam dan terus meluas juga merembet ke bangunan lain di lingkungan sekitarnya, hingga akhirnya membakar habis pula 5 unit bangunan rumah toko atau ruko.

Kepadatan bangunan dan jarak antar bangunan yang berdekatan menjadi salah satu faktor penyebab api dengan sangat cepat berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya, sehingga menambah berat tugas petugas dalam mengendalikan kobaran api tersebut.

Melihat kebakaran yang berpotensi semakin meluas dan sulit dikendalikan, pihak berwenang memutuskan untuk meminta bantuan tambahan dari berbagai daerah di sekitarnya guna mempercepat proses pemadaman.

Secara keseluruhan, penanganan kebakaran ini melibatkan 14 unit kendaraan pemadam kebakaran dan pasokan air, yang terdiri dari 6 unit milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, serta bantuan masing-masing dari Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, Kabupaten 50 Kota, Padang Panjang, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Padang Pariaman.

Selain dukungan armada kendaraan, sebanyak 100 orang personil gabungan dari berbagai wilayah tersebut dikerahkan sepenuhnya untuk menjinakkan si jago merah.

Berkat kerja sama yang solid, kesigapan, dan semangat pantang menyerah dari seluruh petugas yang bertugas, kobaran api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya, serta dilakukan tahap pendinginan guna mencegah nyala api menyala kembali sewaktu-waktu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyidik dan instansi terkait masih terus melakukan pengecekan serta penyelidikan mendalam untuk mengetahui secara pasti apa penyebab utama terjadinya kebakaran tersebut dan berapa besar kerugian materi yang diderita oleh para korban.

Petugas juga masih terus melakukan pendataan terkait dampak yang ditimbulkan dan objek apa saja yang menjadi sasaran kobaran api, guna kelengkapan laporan dan tindak lanjut selanjutnya. (Rita)

Berita terkait

Viral Isu Menteri Pariwisata Menggunakan Sepatu di Masjid, Pemprov Sumbar Pastikan itu Tidak Benar

Viral Isu Menteri Pariwisata Menggunakan Sepatu di Masjid, Pemprov Sumbar Pastikan itu Tidak Benar

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, ke Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi pada 29 April 2026. Dalam unggahan tersebut dikatakan, Menteri Pariwisata mengenakan sepatu di dalam masjid. Pemprov Sumbar pastikan informasi tersebut

Rafles