Spektroom Diperkuat Tenaga Muda Ahli IT, Fathurozak Lulus dari BINUS University

Spektroom Diperkuat Tenaga Muda Ahli IT, Fathurozak Lulus dari BINUS University
Fathurozak tenaga iT Spektroom lulus Binus University ( Foto: Istimewa)

Jakarta -Spektroom: Momentum Wisuda ke-74 BINUS University di Jakarta International Convention Center, Sabtu (2/5/2026), menjadi kabar membanggakan bagi Spektroom.

Salah satu tenaga andalannya di bidang teknologi informasi, Fathurozak, resmi menyandang gelar sarjana dan siap memperkuat pengembangan digital media tersebut.

Fathurozak yang menjabat sebagai Kepala Bidang Riset, Desain, dan IT Spektroom dikenal sebagai sosok muda dengan pengalaman internasional. Selain aktif di media online Spektroom, ia juga bekerja di perusahaan IT yang berpusat di Australia. Keberhasilannya menyelesaikan pendidikan menjadi bukti bahwa Spektroom didukung oleh sumber daya manusia profesional yang mampu bersaing di level global.

“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa menyelesaikan pendidikan ini. Ke depan, saya ingin mengabdi untuk negeri serta terus mengembangkan IT Spektroom agar semakin maju dan bermanfaat,” ujar Fathurozak usai prosesi wisuda.

Wisudawan binus (foto : binus TV)

Wisuda kali ini diikuti sebanyak 2.157 mahasiswa, terdiri dari 1.565 lulusan strata satu (S1) dan 520 lulusan strata dua (S2). Para wisudawan resmi bergabung dalam komunitas BINUSIAN yang kini telah mencapai sekitar 177 ribu alumni.

Rektor BINUS, Dr. Nelly S. Kom, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan lulusan menghadapi tantangan zaman yang terus berubah. Ia mengingatkan bahwa dunia kerja membutuhkan generasi yang adaptif, inovatif, dan berintegritas

Rektor binus Dr. Nelly S. kok. MM ( foto: binus TV)

“Jadilah pemimpin yang tidak hanya mengikuti perubahan, tetapi mampu memimpin perubahan,” tegasnya.

BINUS sendiri terus menunjukkan kiprah di tingkat global. Berdasarkan QS World University Ranking 2026, BINUS berada pada peringkat 851–900 dunia dan masuk dalam 200 besar Asia. Sejumlah program studi juga meraih pengakuan internasional di berbagai bidang strategis.

Acara wisuda turut dihadiri tokoh nasional seperti Hermawan Kartajaya dan Taufik yang memberikan motivasi kepada para lulusan untuk terus berinovasi.

Sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, wisuda ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun bangsa.

Kehadiran Fathurozak sebagai bagian dari wisudawan tidak hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga memperkuat posisi Spektroom sebagai media yang didukung tenaga IT muda profesional.

Dengan bekal ilmu dan pengalaman, Fathurozak diharapkan mampu membawa Spektroom semakin maju dalam pengembangan teknologi informasi serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Berita terkait

Sebanyak 4.000 Pekerja Pemilah Sampah di Bantargebang Dapat Perlindungan

Sebanyak 4.000 Pekerja Pemilah Sampah di Bantargebang Dapat Perlindungan

Jakarta - Spektroom : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat perubahan sistem pengelolaan sampah dari pola lama angkut, buang, dan timbun menjadi pilah, angkut, dan olah. Transformasi ini tidak hanya menyasar pengurangan sampah yang berakhir di Bantargebang, tetapi juga memastikan pekerja informal di sektor persampahan mendapat perlindungan sosial. Gubernur DKI Jakarta, Pramono

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Dunia Bergejolak, Ekonomi Indonesia Tetap Bergerak

Dunia Bergejolak, Ekonomi Indonesia Tetap Bergerak

Banjarmasin-Spektroom : Banjarmasin-Spektroom – Gejolak ekonomi global belum sepenuhnya mereda. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak, kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat hingga tekanan inflasi masih menjadi tantangan bagi perekonomian dunia. Namun, kondisi tersebut belum menggoyahkan sektor jasa keuangan Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional hingga

Junaidi, Bian Pamungkas
Merokok Sambil Mengemudi Bisa Didenda Rp750 Ribu, Ini Aturannya

Merokok Sambil Mengemudi Bisa Didenda Rp750 Ribu, Ini Aturannya

Surakarta – Spektroom: Kebiasaan merokok sambil mengemudi masih kerap dijumpai di jalan raya. Padahal, aktivitas tersebut tidak hanya mengganggu konsentrasi pengendara, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, pakar transportasi nasional sekaligus Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, meminta pemerintah lebih konsisten menegakkan aturan larangan

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
ссс