Refleksi Eksistensi Melalui Kemanusiaan, Ketua Oi Banjarmasin : Menjadi Orang Bermanfaat Adalah Kunci

Refleksi Eksistensi Melalui Kemanusiaan, Ketua Oi Banjarmasin : Menjadi Orang Bermanfaat Adalah Kunci
Aksi donor darah Oi Banjarmasin untuk kemanusiaan(foto dokumentasi Oi Banjarmasin)

Banjarmasin–Spektroom : Di bawah kepemimpinan Yunani, organisasi kemasyarakatan Oi Banjarmasin kembali meneguhkan jati dirinya sebagai organisasi sosial yang konsisten bergerak di garis kemanusiaan.

Aksi donor darah Oi Banjarmasin untuk kemanusiaan(foto dokumentasi Oi Banjarmasin)

Aksi donor darah bertajuk "Donate Blood, Save Lives" yang digelar di Sekretariat Oi Banjarmasin, Jl. Teluk Tiram Darat No. 37 pada Sabtu (18/4/2026), menjadi bukti nyata, semangat berbagi di Kota Seribu Sungai tetap membara.

Dalam momentum tersebut, Yunani menyampaikan pesan yang menyentuh hati seluruh anggota keluarga besar Oi. Merujuk pada nilai luhur

"Khoirunnas Anfa'uhum Linnas"* (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain), ia menegaskan, eksistensi organisasi tidak diukur dari seragam atau atribut, melainkan dari kontribusi sosial.

"Harapan saya, kita semua di keluarga besar Oi Banjarmasin selalu termasuk dalam golongan orang-orang yang bermanfaat bagi sesama. Di situlah sebenarnya letak eksistensi sejati ormas sosial seperti Oi. Kami ingin setiap langkah organisasi ini memberikan dampak nyata, salah satunya melalui setetes darah yang kita donorkan hari ini," tegas Yunani.

Upaya kolektif pengurus Oi Banjarmasin kali ini berhasil mengumpulkan sekitar 50 kantong darah. Capaian ini merupakan bentuk stabilitas gerakan kemanusiaan mereka yang dilakukan secara berkala setiap tiga bulan, meneruskan keberhasilan aksi serupa pada Januari 2026 lalu.

"Kami berkomitmen untuk memastikan stok darah di Banua tetap aman secara rutin. Ini adalah investasi sosial kami untuk masyarakat," tambahnya.

Angel, petugas PMI Banjarmasin yang bertugas, mengapresiasi efisiensi yang diterapkan pihak panitia. Menurutnya, kemudahan administrasi menjadi daya tarik bagi warga untuk berpartisipasi tanpa ragu.

"Cukup isi nama, NIK, dan tanda tangan, masyarakat sudah bisa berkontribusi. Kami juga mengimbau agar donor darah dijadikan gaya hidup. Jika usia sudah masuk setengah abad, donor darah berkala adalah salah satu cara menjaga kesehatan dan vitalitas," ujar Angel.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.30 WITA ini tidak hanya dihadiri anggota Oi, tetapi juga masyarakat umum yang telah menjadi pendonor setia.

Di akhir acara, Yunani menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergi yang luar biasa antara organisasi, PMI, dan warga sekitar.

"Terima kasih kepada semua yang terlibat. Solidaritas inilah yang menguatkan kita. Mari terus menebar manfaat karena itulah jati diri kita yang sesungguhnya," tutup Yunani.

Dengan keberhasilan mengumpulkan 50 kantong darah hari ini, Oi Banjarmasin membuktikan, semangat kemanusiaan adalah jembatan terbaik untuk menyambung harapan hidup sesama.*****

Berita terkait

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Pulihkan Ekonomi Petani, Sawahlunto Genjot Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Jadi Sawah dan Kebun Produktif

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto mulai mengakselerasi pemulihan ekonomi masyarakat tani melalui program Gerakan Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang (Gerak Lekas). Program ini diharapkan mampu menghidupkan kembali lahan pertanian yang rusak akibat aktivitas pertambangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut disosialisasikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)

Riswan Idris, Rafles
Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Pastikan Tak Salah Sasaran, KKP Pelototi Kelayakan Calon Penerima Bantuan di Wringinagung

Jember-Spektroom : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tampaknya tidak ingin kecolongan dalam menyalurkan program bantuan tematiknya tahun ini. Guna memastikan program strategis negara tersebut jatuh ke tangan yang benar-benar berhak dan produktif, kementerian menerjunkan tim khusus untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara ketat dan terperinci di Desa Wringinagung, kecamatan Jombang,

Budi Sucahyono, Julianto
ссс