Respati Dorong Quick Win Smart City Surakarta, Fokus pada Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Respati Dorong Quick Win Smart City Surakarta, Fokus pada Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Wali Kota Surakarta Respati Ardi didepan peserta Rapat Koordinasi Forum Dewan Smart City Kota Surakarta. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi mendorong Forum Dewan Smart City memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar pihak untuk mempercepat pembangunan ekosistem pemerintahan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurut Respati, Master Plan Smart City Kota Surakarta perlu diterjemahkan ke dalam program yang konkret, terukur, terintegrasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Salah satunya melalui program quick win atau capaian cepat yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung. Bidang yang menjadi perhatian antara lain percepatan pelayanan publik, integrasi data, deteksi persoalan secara dini, perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM, serta penguatan layanan transportasi, lingkungan, kesehatan, dan sosial berbasis data.

“Master Plan Smart City yang telah kita miliki harus diterjemahkan menjadi program yang konkret, terukur, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata.

Kita perlu mendorong quick win yang sederhana, efisien, cepat diterapkan, dan benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap Respati dalam Rapat Koordinasi Forum Dewan Smart City Kota Surakarta Tahun 2026 di Bale Tawang Arum, Balai Kota Surakarta, Senin (28/9/2026).

Di tengah perkembangan Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), analisis data, dan berbagai inovasi digital, Respati mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi secara tepat, aman, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, perkembangan teknologi juga harus diimbangi dengan perlindungan keamanan data, privasi masyarakat, kualitas informasi, serta penerapan etika dalam pelayanan publik.

Peserta Rapat Koordinasi Forum Dewan Smart City Kota Surakarta sedang berdiskusi menyelaraskan program Smart City. (Foto: Ciptati Handayani)

Dalam mempercepat transformasi Smart City, Respati menilai Surakarta memiliki modal sosial dan potensi yang kuat, mulai dari perguruan tinggi, lembaga pendidikan, komunitas kreatif, dunia usaha, UMKM, pelaku budaya, hingga masyarakat yang aktif dan inovatif.

“Dengan kerja sama yang semakin erat, pengembangan Smart City diharapkan tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat secara luas,” ujarnya.

Respati menegaskan, Forum Dewan Smart City Kota Surakarta memiliki peran strategis sebagai wadah untuk menyelaraskan program, memperkuat sinergi lintas sektor, serta merumuskan langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan kota yang semakin cerdas, adaptif, dan berkelanjutan.

Ia berharap pengembangan Smart City di Surakarta dapat semakin memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Mari kita perkuat orkestrasi, satukan data, inovasi, dan langkah, dengan orientasi utama pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” ajaknya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri anggota Dewan Smart City Kota Surakarta dari jajaran perangkat daerah serta tim Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian.

Berita terkait

ATR/BPN Tekankan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

ATR/BPN Tekankan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Jakarta-Spektroom : Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) Pagu Alokasi Anggaran Tahun 2027. Penyusunan anggaran diarahkan tidak hanya mengejar penyerapan, tetapi juga memastikan kualitas program dan manfaatnya bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan,

Fatmawaty, Bian Pamungkas
50 Anggota Pramuka  Termasuk 13 Pramuka  Kebutuhan Khusus Ambil Bagian Praktik Water Rescue

50 Anggota Pramuka Termasuk 13 Pramuka Kebutuhan Khusus Ambil Bagian Praktik Water Rescue

Jakarta-Spektroom : Saka Rintisan SAR Kwartir Cabang Jakarta Selatan menggelar Latihan dan Praktik Water Rescue sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan. Kegiatan tersebut dilakukan di pantai mutiara ancol Jakarta Utara yang diikuti Sebanyak 50 peserta termasuk 13 Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) dari Gugus

Asmari, Bian Pamungkas