Respons Masukan Warga, Dindukcapil Rembang Akan Perluas Jemput Bola hingga Live TikTok
Rembang-Spektroom : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di aula Dindukcapil Rembang, Kamis (17/9/2026).
Hasilnya Dindukcapil akan memperluas layanan jemput bola administrasi kependudukan.
Plt Kepala Dindukcapil Mutaqin menyatakan FKP menjadi ruang bagi masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan.
"Forum ini menjadi ruang bagi kita semua, masyarakat dan berbagai unsur seperti fasilitas kesehatan, akademisi, perusahaan, sekolah, dan lainnya." Jelasnya.
Sejumlah saran disampaikan terkait pelayanan administrasi kependudukan agar semakin mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satu masukan disampaikan Nisfa, perwakilan Parkland World Indonesia (PWI) Rembang, mengusulkan agar layanan jemput bola administrasi kependudukan ke perusahaan kembali ditingkatkan.
"Sebaiknya layanan yang sebelumnya pernah dilakukan di perusahaan tersebut efektif membantu karyawan mengurus dokumen kependudukan" ujarnya.
Terlebih, jumlah karyawan saat ini mencapai lebih dari 10 ribu orang dengan waktu kerja yang membuat mereka memiliki keterbatasan untuk mengurus administrasi pada jam pelayanan.
“Kami mengusulkan layanan jemput bola kembali. Dulu pernah trial sekali dan kami rasa sangat efektif, karena karyawan masuk Senin sampai Jumat sampai jam 4 sore. Jadi itu akan lebih mempermudah karyawan untuk mengurus pembuatan IKD,” ungkapnya.
Menanggapi masukan tersebut, Sekretaris Dindukcapil Kabupaten Rembang Agung Ratih Kusumawardani mengatakan FKP menjadi bagian penting dalam evaluasi sekaligus peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Berbagai saran yang disampaikan peserta akan ditindaklanjuti secara bertahap.
Selain memperluas layanan jemput bola, Dindukcapil juga akan mengoptimalkan media sosial sebagai sarana penyampaian informasi pelayanan, termasuk melalui siaran langsung di TikTok.
“Alhamdulillah banyak masukan bagi kami. Salah satu masukan yang baik dan akan kami tindak lanjuti yaitu live di TikTok. Kemudian jemput bola akan kami perluas,” ujarnya.
Dindukcapil Rembang juga terus mendorong pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Sosialisasi dan aktivasi IKD akan diperluas dan diintegrasikan dengan berbagai pelayanan administrasi kependudukan.
Dengan IKD, masyarakat dapat mengakses identitas kependudukan secara digital sehingga memudahkan proses verifikasi data tanpa harus selalu menggunakan dokumen fisik.
Selain itu, Dindukcapil akan meningkatkan sosialisasi mengenai pelaporan peristiwa kematian dan penerbitan akta kematian.
Pelayanan dan penyampaian informasi juga akan diperkuat melalui pemerintah desa, kelurahan, dan kecamatan.
Perhatian juga diberikan terhadap pelayanan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.
Dindukcapil berkomitmen meningkatkan aksesibilitas pelayanan sehingga administrasi kependudukan semakin mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.
Melalui FKP tersebut, Dindukcapil Rembang berharap masukan dari masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi untuk mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih mudah, responsif, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.