Trans Banyumas Kembali Mengaspal 18 September, 52 Armada Layani Empat Koridor

Trans Banyumas Kembali Mengaspal 18 September, 52 Armada Layani Empat Koridor
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono melepas secara simbolis tanda dimulainya operasional bus Trans Banyumas. (Foto : Humas Pemkab Bms).

Banyumas -Spektroom : Kabar kembalinya Trans Banyumas beroperasi, menjadi angin segar bagi warga yang selama ini mengandalkan angkutan umum untuk beraktivitas. Setelah sempat berhenti beroperasi, layanan transportasi tersebut dipastikan kembali melayani masyarakat mulai Jumat (18/9/2026).

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan seluruh koridor Trans Banyumas akan kembali beroperasi tanpa terkecuali. Sebanyak 52 armada, termasuk empat armada cadangan, disiapkan untuk kembali mengaspal.

“52 armada, dengan empat cadangan di antaranya siap mengaspal kembali. Untuk koridor dan tarifnya tetap,” kata Sadewo saat tasyakuran operasional kembali Trans Banyumas di Pendopo Si Panji, Kamis (17/9/2026).

Menurut Sadewo, pemerintah daerah mempercepat proses administrasi dan penganggaran agar penghentian layanan tidak berlangsung lebih lama. Evaluasi hingga pembahasan bersama DPRD Banyumas dilakukan secara maraton.

“Jadi tadi malam selesai evaluasi, kemudian tadi jam 11 rapat Dewan. Alhamdulillah selesai,” ujarnya.

Ia menyebut penghentian sementara Trans Banyumas sebelumnya mendapat banyak respons dari masyarakat. Salah satu dampaknya dirasakan pada mobilitas pelajar.

Bahkan, terdapat pelajar yang belum cukup umur kemudian memilih menggunakan sepeda motor untuk beraktivitas.

“Kami kebut dalam prosesnya. Mudah-mudahan bisa lancar terus ke depannya,” kata Sadewo.

Direktur Pengelola Trans Banyumas PT Banyumas Raya Transportasi, Ipung Marsikun, memastikan layanan kembali berjalan normal mulai 18 September hingga 31 Desember 2026.

Empat koridor akan beroperasi sesuai jadwal, mulai pukul 04.45 hingga 20.30 WIB. Untuk tarif, hingga akhir 2026 masih diberlakukan tarif yang berjalan saat ini.

Evaluasi tarif baru akan dilakukan untuk 2027. Pemerintah daerah berencana mengatur tarif reguler menjadi Rp5.000 dari sebelumnya Rp3.900. Sementara tarif khusus bagi pelajar, mahasiswa, lansia dan penyandang disabilitas diproyeksikan berkisar Rp2.000-Rp3.000, menunggu regulasi Pemkab Banyumas.

Selain menjaga keberlanjutan layanan, Pemkab Banyumas juga mulai mencari sumber pendapatan tambahan. Salah satunya melalui pemanfaatan bodi bus untuk penyewaan ruang iklan.

Ipung mengatakan sejumlah perusahaan dan pemilik produk telah menunjukkan minat memasang iklan di bagian dalam maupun luar armada. Pemkab nantinya akan menyusun regulasi mengenai nilai kewajaran pemasangan iklan tersebut.

Dengan kembali beroperasinya Trans Banyumas, pemerintah berharap akses transportasi publik bagi masyarakat, khususnya pelajar dan warga yang bergantung pada angkutan umum, dapat kembali berjalan normal.

Berita terkait

Reses DPRD Ternate, Warga Kampung Pisang Soroti Drainase hingga Internet Kantor Kelurahan

Reses DPRD Ternate, Warga Kampung Pisang Soroti Drainase hingga Internet Kantor Kelurahan

Ternate-Spektroom — Penerangan jalan, drainase, pengelolaan sampah hingga kebutuhan fasilitas digital di kantor kelurahan menjadi aspirasi warga Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Ternate Tengah, saat mengikuti kegiatan reses anggota DPRD Kota Ternate Jamian Kolengsusu, Rabu (16/9/2026). Dalam reses masa persidangan ketiga tahun sidang 2026 tersebut, warga tidak hanya menyampaikan kebutuhan

Samin Hamudu, Bian Pamungkas
Respons Masukan Warga, Dindukcapil Rembang Akan Perluas Jemput Bola hingga Live TikTok

Respons Masukan Warga, Dindukcapil Rembang Akan Perluas Jemput Bola hingga Live TikTok

Rembang-Spektroom : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di aula Dindukcapil Rembang, Kamis (17/9/2026). Hasilnya Dindukcapil akan memperluas layanan jemput bola administrasi kependudukan. Plt Kepala Dindukcapil Mutaqin menyatakan FKP menjadi ruang bagi masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan masukan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
PMI Harus Mampu Terapkan Mitigasi Bencana Menjadi Budaya Siap Siaga Masyarakat  Lampung

PMI Harus Mampu Terapkan Mitigasi Bencana Menjadi Budaya Siap Siaga Masyarakat  Lampung

Bandarlampung - Spektroom Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung tidak hanya berperan dalam pelayanan donor darah dan kesehatan, tetapi juga membangun budaya kemanusiaan, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana di tengah masyarakat. Menurut Gubernur, semangat gotong royong dan tolong-menolong yang menjadi nilai dasar PMI

Anggoro AP