Di Balik 1.748 Aduan Warga, Pemkot Palangka Raya Evaluasi Kualitas Pelayanan Publik
Palangka Raya-Spektroom: Di balik setiap laporan yang masuk melalui layanan pengaduan publik, tersimpan harapan masyarakat agar persoalan yang mereka hadapi segera mendapat perhatian.
Mulai dari kebutuhan bantuan sosial, layanan administrasi kependudukan, hingga penanganan kebakaran dan keadaan darurat, seluruh aspirasi tersebut menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kota Palangka Raya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sepanjang semester pertama 2026, Pemerintah Kota Palangka Raya menerima 1.748 laporan pengaduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR). Dari jumlah itu, sebanyak 1.634 laporan didominasi pengaduan terkait layanan kebencanaan, kedaruratan, kesejahteraan sosial, serta administrasi kependudukan.
Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya, Saipullah, saat membuka kegiatan Evaluasi Kinerja Tindak Lanjut Pengaduan Melalui SP4N-LAPOR di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (7/7/2026).
"Berdasarkan rekapitulasi laporan, Dinas Sosial menjadi perangkat daerah dengan jumlah pengaduan terbanyak, yakni 626 laporan, disusul Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sebanyak 591 laporan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebanyak 279 laporan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palangka Raya sebanyak 137 laporan," jelas Saipullah.
Menurutnya, kegiatan evaluasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan pengaduan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.
Ia menegaskan, SP4N-LAPOR telah menjadi sarana penting bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun permintaan informasi terkait pelayanan publik. Karena itu, setiap laporan harus dikelola secara sederhana, cepat, tepat, tuntas, dan terkoordinasi agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Saipullah berharap Pemerintah Kota Palangka Raya dapat kembali mempertahankan predikat Sangat Baik dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik yang berhasil diraih pada tahun sebelumnya. Capaian tersebut, kata dia, harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan profesionalisme dan responsivitas dalam melayani masyarakat.
Melalui evaluasi ini, pemerintah juga melakukan peninjauan menyeluruh terhadap proses pengelolaan pengaduan, mulai dari penerimaan laporan, tindak lanjut, hingga penyelesaiannya. Selain itu, berbagai kendala yang dihadapi Tim Pengelola SP4N-LAPOR di lapangan akan diidentifikasi sebagai bahan penyusunan langkah-langkah perbaikan strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan pengaduan secara berkelanjutan.
Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, diharapkan setiap laporan masyarakat tidak berhenti sebagai data administrasi semata, tetapi benar-benar menjadi dasar perbaikan pelayanan publik sehingga kehadiran pemerintah semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Palangka Raya.