Rp766 Miliar KUR Mengalir ke Pemalang, UMKM Jadi Penopang Ekonomi Lokal

Rp766 Miliar KUR Mengalir ke Pemalang, UMKM Jadi Penopang Ekonomi Lokal
Sampai dengan akhir Juli 2026, BRI Pemalang salurkan Rpm 766 Milyard 80 persen untuk menggerakkan sektor produksi termasuk UMKM. ( Foto : Dok.BRI Pml).

Pemalang-Spektroom : Perputaran ekonomi masyarakat Pemalang terus ditopang aktivitas pelaku usaha kecil dan sektor produksi. Salah satu gambaran terlihat dari penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Kantor Cabang Pemalang yang hingga Juli 2026 mencapai Rp766 miliar.

Pembiayaan tersebut menjangkau 18.759 debitur. Sekitar Rp613 miliar atau 80 persen di antaranya disalurkan ke sektor produksi, terutama perdagangan dan pertanian.

Besarnya porsi pembiayaan produktif menunjukkan kebutuhan modal usaha di tingkat masyarakat masih cukup tinggi.

Bagi pelaku UMKM, tambahan modal bukan hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan usaha, tetapi juga menentukan peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pasar.

Pemimpin Kantor Cabang BRI Pemalang Mochamad Bayu Ardhika, dalam keterangan tertulis, Senin, (10/8/2026), mengatakan, perdagangan dan pertanian merupakan sektor yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat Pemalang.

“Kami melihat banyak potensi di wilayah Pemalang, khususnya di bidang perdagangan dan pertanian. Karena itu, BRI memiliki peran untuk mendukung pelaku usaha, baik dalam pendanaan maupun peningkatan kapasitas usaha,” ujarnya.

Menurut Bayu, pembiayaan usaha perlu diikuti kemampuan mengelola bisnis. Karena itu, BRI tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga mendorong pendampingan dan edukasi bagi debitur.

Penguatan kemampuan tersebut semakin penting di tengah perubahan pola perdagangan.

Pelaku UMKM kini dituntut tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memahami pengelolaan keuangan dan memanfaatkan teknologi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Kami terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform-platform penjualan online sehingga dapat mendorong kapasitas usaha dan naik kelas,” katanya.

Dengan 18.759 debitur yang telah memperoleh KUR hingga Juli, pembiayaan tersebut sekaligus memperlihatkan luasnya kebutuhan permodalan usaha di Pemalang.

Tantangannya bukan sekadar bagaimana menyalurkan kredit, tetapi memastikan modal yang diterima benar-benar berubah menjadi aktivitas ekonomi: produksi meningkat, usaha berkembang, lapangan kerja bertambah, dan pendapatan masyarakat ikut bergerak.

Dari titik inilah pembiayaan sektor produktif diharapkan memberi efek lebih luas terhadap ekonomi daerah, dengan UMKM tetap menjadi salah satu fondasi penting perekonomian masyarakat Pemalang.

Berita terkait

Hari Ini Gubernur Mirza Jadi Narasumber Pada PKKMB Unila & Wagub Lampung Jihan Rapat Bersama Wamenkop di Jakarta

Hari Ini Gubernur Mirza Jadi Narasumber Pada PKKMB Unila & Wagub Lampung Jihan Rapat Bersama Wamenkop di Jakarta

Bandarlampung - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan pagi ini, Selasa, 11 Agustus 2026, pukul 08.30 WIB diagendakan Menghadiri Acara Pembukaan Penyelenggaraan Relaksasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Kompetensi Jenjang JPT Utama/Madya. Kegiatan yang mengusung tema “Orkestrasi Kebijakan Lintas Sektor dalam Pengentasan Kemiskinan” ini berlangsung di Gedung

Anggoro AP