Rycko Menoza : Kerjasama RRI Dengan Pemda di Sumbagsel, Lampung Ditinggalkan
Jakarta - Spektroom: Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) periode 2021 - 2026, dilantik pada 17 Oktober 2021, dengan masa jabatan 5 tahun, akan berakhir pada tanggal 16 Oktober 2026.
Sementara proses seleksi Anggota Dewan Pengawas LPP RRI Tahun 2026-2031 dimulai tanggal 22 April s.d. 5 Mei 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi pemerintah di seleksi.komdigi.go.id.
Sistem online ini dirancang untuk memberikan akses luas kepada masyarakat Indonesia sekaligus memastikan transparansi. Setiap pelamar wajib mengisi data diri secara lengkap, mengunggah dokumen persyaratan, serta mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Hal itu disampaikan Ketua Dewas LPP RRI Anwar Mujahid Adhy Trisnanto, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) LPP TVRI, RRI & LKBN Antara dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu (13/5/2025).
"Perlu kami sampaikan bahwa seluruh proses seleksi awal itu dilakukan oleh Kementerian Komdigi dan RRI dalam hal ini hanya berperan sebagai user atau pengguna saja." ujar Anwar Mujahid.

Menurutnya hingga batas akhir penjaringan, panitia seleksi anggota Dewas LPP RRI mendapatkan 356 pendaftar, dari berbagai latar belakang profesi.
"Pendaftar sebanyak itu, kalau dibandingkan dengan pendaftar periode 2021 - 2026, yang tercatat 672 orang berarti kali ini hanya bisa menjaring 53% dari jumlah periode sebelumnya" ujarnnya lagi.
Anwar Mujahid menambahkan, pendaftar dari internal RRI, pensiunan direksi dan Kepsta RRI 6 orang, kemudian dari Dewas RRI dan Direksi masing-masing 3 orang serta Kepsta RRI aktif 6 orang.
Untuk tahapan seleksi, terus Anwar Mujahid, tes tertulis pada 20 Mei 2026 dilanjutkan dengan tes penulisan makalah 25 Mei 2026, kemudian tes assessment 10 - 12 Juni 2026.
"Selanjutnya test wawancara oleh ponsel dan penilaian 20-22 Juli 2026 dan kemudian pengumuman hasil seleksi calon anggota dewas lppr RI tahun 2026 2031 itu tanggalnya akan diumumkan kemudian" tutup Anwar Mujahid.
Sementara itu Anggota Komisi VII DPR RI dari daerah pemilihan Lampung Rycko Menoza mempertanyakan kepada Plt. Direktur Utama & Direktur Umum Rika Damayanti terkait masalah rekrutmen direktur utama yang maju mundur ditahap penjaringan.
"Perlu dijelaskan kenapa ada yang mengundurkan diri namun kemudian mendaftar lagi, saya kira perlu dijelaskan. Kemudian tentang keterlibatan publik, tokoh masyarakat dan seperti apa proses rekrutmennya sehingga terjaring 137 kemudian menjadi 60, dan penjaringan ditutup tanggal 10 Juni, sementara 12 Juni sudah melaksanakan agenda besar, yaitu siaran Piala dunia" ujar Bupati Lampung Selatan 2010-2015 tersebut.
Rycko Menoza juga mempertanyakan baik kepada dari RRI maupun TVRI setiap ada kegiatan termasuk rekruitmen Dewan Pengawas justru koordinasi ke Komdigi bukan ke Komisi VII.
"Salah satu program siaran Piala dunia yang disampaikan oleh ibu PLT Dirut TVRI ini ada nonton bareng, sedangkan pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran walaupun ini juga penutupan tentu kalau nonton bareng kan pasti menggunakan biaya yang besar." tandas Rycko Menoza.
Rycko juga menanyakan kepada Dirut LPP RRI Hendrasmo yang melakukan kerjasama siaran dengan pemerintah provinsi di Sumbagsel namun Lampung diabaikan.
"Kenapa Lampung sebagai dapil saya tidak termasuk bagian daripada kerja sama yang tadi sudah disampaikan jadi saya kira beberapa wilayah Sumatera bagian Selatan, Jambi, Palembang dan Bengkulu masuk kok Lampung terlewatkan" tandas Rycko Menoza menanyakan.(@Ng)