Sambut Long Weekend Jumat Agung dan Paskah, KAI Daop 6 Yogyakarta Operasikan 7 KA Tambahan

Sambut Long Weekend Jumat Agung dan Paskah, KAI Daop 6 Yogyakarta Operasikan 7 KA Tambahan
7KA tambahan akan melayani masyarakat yang libur panjang akhir pekan peringatan Jumat Agung dan Paskah 2026. (Foto: Fatmawati).

Yogyakarta-Spektroom – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan tujuh kereta api (KA) tambahan guna mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir pekan dalam rangka peringatan Jumat Agung dan Paskah pada 2–5 April 2026.

Momentum long weekend ini kerap dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga ke berbagai kota dengan moda transportasi yang nyaman dan aman, salah satunya kereta api.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, termasuk dengan menambah perjalanan KA.

“KAI Daop 6 Yogyakarta siap melayani mobilitas pelanggan dengan pengoperasian KA tambahan, mulai dari kelas ekonomi hingga eksekutif selama periode long weekend ini,” ujar Feni.

Ia menambahkan, kehadiran KA tambahan memberikan lebih banyak alternatif jadwal keberangkatan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan.
Adapun tujuh KA tambahan yang dioperasikan KAI Daop 6 Yogyakarta pada periode libur Jumat Agung dan Paskah adalah sebagai berikut:

KA Sancaka Fakultatif (88F) relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng (1–6 April 2026), KA Batavia (7005) relasi Solo Balapan–Gambir (1–6 April 2026), KA Tambahan Yogyakarta–Gambir (7007) (1–5 April 2026), KA Tambahan Solo Balapan–Bandung (7011) (1–5 April 2026), KA. Tambahan Solo Balapan–Pasarsenen (7025) (1–5 April 2026), KA.Tambahan Yogyakarta–Pasarsenen (7031) (1–5 April 2026)
KA Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen (7039) (1–5 April 2026).

KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen memberikan layanan terbaik selama masa libur panjang, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan, didukung pelayanan prima baik di stasiun maupun di atas kereta api. (Fatmawati)

Berita terkait

PLN Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Program TJSL

PLN Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Program TJSL

Jakarta - Spektroom : General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menegaskan, bahwa Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan sosial, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan pencapaian pembangunan berkelanjutan. Sebagai perusahaan yang menjalankan transisi energi, PLN juga memiliki tanggung jawab untuk mendorong terciptanya lingkungan yang berkelanjutan.

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP