Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Kabupaten Kuansing Disembelih di Ponpes Iman Saleh Inuman

Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Kabupaten Kuansing Disembelih di Ponpes Iman Saleh Inuman
Bupati H.Suhardiman Amby (pakai topi morris) dan Sekretaris Kominfos Hevi Antoni (kaos hijau) turut saksikan pemotongan hewan kurban bantuan Presiden RI di Ponpes Inuman. (Foto: Diskominfos Kuansing)

Teluk Kuantan-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bantuan sapi kurban seberat 829 kilogram untuk masyarakat Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Penyembelihan sapi kurban tersebut dilakukan oleh Kepala Kemenag Kuansing, H. Suhelmon dan disaksikan langsung oleh H. Suhardiman Amby, Kamis (28/5/2026), di kompleks Pondok Pesantren Iman Saleh Inuman.

Bupati Kuansing, H. Suhardiman Amby, mengatakan daging sapi kurban bantuan Presiden Prabowo tersebut akan dibagikan kepada masyarakat serta wali santri Pondok Pesantren Iman Saleh Inuman.

“Sapi kurban bantuan Pak Presiden Prabowo ini akan kita bagikan kepada masyarakat dan wali siswa Pondok Pesantren Iman Saleh Inuman bersama empat ekor sapi kurban lainnya dari pemerintah dan masyarakat,” ujar Suhardiman.

Salah seorang warga Pulau Panjang Inuman, Suli (53), mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Bupati Kuansing atas bantuan tersebut.

“Ini sangat membantu warga di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu,” ujar Suli, yang sehari-hari bekerja sebagai penyadap karet dan buruh serabutan.

Ratusan masyarakat bersama para santri Pondok Pesantren Iman Saleh turut menyaksikan prosesi penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden tersebut.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kuansing, H. Suhelmon, menyampaikan rasa terima kasih karena dipercaya untuk melaksanakan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden.

“Ini merupakan suatu kehormatan dan Insya Allah membawa keberkahan,” ujarnya usai memimpin doa bersama ratusan warga dan Bupati Kuansing.

Turut mendampingi dan menyaksikan Kepala LPTQ Kuansing dan Sekretaris Kominfos, Hevi H Antoni. (SN/HH)

Berita terkait

Anak Anak Panti Asuhan Di Solo, Khawatir Tidak Diterima Di Sekolah Negri Melalui Jalur Afirmasi Pada SPMB 2026

Anak Anak Panti Asuhan Di Solo, Khawatir Tidak Diterima Di Sekolah Negri Melalui Jalur Afirmasi Pada SPMB 2026

Solo - Spektroom : Sejumlah pengelola panti asuhan di Kota Surakarta mengeluhkan kendala administrasi dalam mendaftarkan anak asuh nya melalui jalur afirmasi SPMB 2026. Keluhan ini mencuat seiring adanya persyaratan kepemilikan Kartu Keluarga (KK) Kota Surakarta serta teknis pendaftaran yang dinilai membingungkan. Salah satunya yang dirasakan Panti Asuhan Rumah Berkah dimana

Murni Handayani