Sawahlunto Jadi Magnet Sport Tourism, Kejurnaswil Shorinji Kempo Se-Sumatera Resmi Dibuka

Sawahlunto Jadi Magnet Sport Tourism, Kejurnaswil Shorinji Kempo Se-Sumatera Resmi Dibuka
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra bersama Gubernur Sunbar dan Kapolda Sumbar. (Foto: Diskominfo Swl)

Sawahlunto–Spektroom : Kota Sawahlunto kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah ajang olahraga berskala regional. Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta secara resmi membuka Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo se-Sumatera 2026, Rabu (24/6/2026), di Lapangan Indoor Bengkel Utama PT Bukit Asam Ombilin.

Kejuaraan yang berlangsung hingga 27 Juni 2026 itu diikuti ratusan atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera. Ajang tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam kalender pembinaan olahraga bela diri nasional, khususnya cabang Shorinji Kempo.

Turut hadir dalam pembukaan, Ketua Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi) Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji, jajaran pengurus Perkemi, unsur Forkopimda, serta para peserta dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyampaikan apresiasi kepada PB Perkemi dan seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada Sawahlunto sebagai tuan rumah pelaksanaan Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera.

Menurut Riyanda, kepercayaan tersebut menjadi pengakuan atas kesiapan Sawahlunto dalam menyelenggarakan event olahraga berskala besar sekaligus memperkuat citra kota sebagai destinasi sport tourism di Sumatera Barat.

“Pemerintah Kota Sawahlunto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Sawahlunto mampu menjadi tuan rumah berbagai event olahraga yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.

Riyanda menegaskan, Kejurnaswil bukan hanya menjadi arena kompetisi bagi para atlet, tetapi juga sarana evaluasi hasil pembinaan, peningkatan pengalaman bertanding, serta wadah pencarian atlet potensial yang dapat dipersiapkan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Lebih jauh, ia menilai penyelenggaraan kejuaraan tersebut memberikan dampak positif yang luas terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ratusan peserta dan pendamping dari berbagai provinsi dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung.

“Event seperti ini memberikan efek berganda bagi daerah. Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga usaha jasa masyarakat ikut merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan tamu ke Sawahlunto,” katanya.

Selain aspek ekonomi, Riyanda menyebut Kejurnaswil Shorinji Kempo juga menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kota Sawahlunto kepada para tamu yang datang dari luar daerah.

Kota Warisan Dunia UNESCO tersebut memiliki kekayaan sejarah pertambangan, destinasi wisata heritage, budaya lokal yang kuat, serta keramahan masyarakat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut baik penyelenggaraan kejuaraan tersebut dan berharap ajang ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di tingkat nasional dan internasional.

Kejuaraan Nasional Wilayah Shorinji Kempo se-Sumatera 2026 di Sawahlunto menjadi bukti bahwa olahraga tidak hanya berperan dalam mencetak prestasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat pariwisata, serta membangun citra positif daerah di tingkat regional maupun nasional.(Ris1)

Berita terkait

Wagub Lampung Jihan Nurlela Jadi Narasumber Talkshow Public Sector Governance Summit (PSGS) 2026

Wagub Lampung Jihan Nurlela Jadi Narasumber Talkshow Public Sector Governance Summit (PSGS) 2026

Jakarta - Spektroom: Upaya memperkuat tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan menjadi salah satu fokus utama pemerintah, auditor negara, dan profesi akuntan dalam menghadapi target Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut mengemuka dalam Public Sector Governance Summit (PSGS) 2026 bertema Mengelola Keuangan Negara Menuju Indonesia Emas: Transparansi, Akuntabilitas

Anggoro AP