Sebanyak 48 Mahasiswa UNS Surakarta KKN di Kabupaten Madiun

Sebanyak 48 Mahasiswa UNS Surakarta KKN di Kabupaten Madiun
Bupati Madiun Hari Wuryanto menerima mahasiswa UNS Surakarta yang akan melaksanakan KKN di wilayahnya. (Foto: Diskominfo Madiun)

Spektroom - Bupati Madiun, Hari Wuryanto menerima 48 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Graha Eka Kapti, Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun (6/1/2026). Sejumlah mahasiswa UNS Surakarta tersebut akan melaksanakan KKN selama 45 hari mulai tanggal 6 Januari sampai 19 Februari 2026 di 6 desa di Kecamatan Jiwan dan Mejayan Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun mengatakan, KKN merupakan ajang untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah untuk diterapkan di tengah masyarakat. Selain itu, juga untuk menambah pengalaman karena akan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Bupati Hari Wuryanto minta kepada mahasiswa KKN sebelum ditarik ke kampus, untuk membuat rekomendasi apa yang harus dilakukan Pemkab Madiun guna mengembangkan desa yang menjadi lokasi KKN tersebut, yang tentunya disesuaikan dengan visi misi ‘BERSAHAJA’ (Bersih, Sehat dan Sejahtera) yang tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. “Kami juga ingin adik-dik mahasiswa melakukan presentasi,” tambahnya. Bupati juga mengundang pimpinan OPD terkait dalam penerimaan mahasiswa KKN Surakarta ini, agar jika mereka perlu bantuan bisa berhubungan langsung dengan dinas terkait.

Berita terkait

BPOM Malut di Sofifi Gelar Bimtek dan Fasilitasi Keamanan Pangan bagi Komunitas di Halmahera Barat

BPOM Malut di Sofifi Gelar Bimtek dan Fasilitasi Keamanan Pangan bagi Komunitas di Halmahera Barat

Jailolo-Spektroom : Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Maluku Utara di Sofifi melanjutkan tahapan intervensi Program Desa Pangan Aman di Desa Guaemaadu dan Galala Kabupaten Halmahera Barat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan kepada komunitas desa. Kegiatan ini diikuti oleh pelaku usaha ritel pangan, industri rumah tangga pangan (IRTP)

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru