Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Terjadi Gelombang Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 22 - 25 April 2026.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakiraan Muhammad Fauzi Bintiang dalam releasenya Selasa (21/4/2026) mengatakan, pola angin di Wilayah Indonesia bagian Utara umumnya bergerak dari Barat hingga Utara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot. Sedangkan Wilayah Indonesia bagian Selatan umumnya bergerak dari Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.
"Rata-rata tinggi gelombang di perairan Maluku Utara mencapai 1,25 - 2,5 meter," ujar Fauzi. Tinggi gelombang tersebut berpeluang terjadi di perairan Barat Laut Morotai, Tenggara Morotai, Kepulauan Loloda, Perairan Gebe, Perairan Ternate, Perairan Utara Mangoli, Barat Daya Morotai, Timur Laut Morotai, Timur Kepulauan Halmahera, Perairan Kepulauan Barang Dua, dan Perairan Utara Taliabu.
Dengan kondisi ini beresiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.