Sekolah Citra Kasih dan Diskominfo Ambon Perkuat Literasi Digital Pelajar
Ambon-Spektroom: Sekolah Citra Kasih bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kota Ambon memperkuat literasi digital pelajar melalui kegiatan edukasi bertajuk “Think Before You Click: Mastering Digital Literacy and Privacy in a Cyber World” yang digelar di Aula Sekolah Citra Kasih, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai pentingnya berpikir kritis dalam menggunakan teknologi digital, menjaga privasi, serta membangun perilaku yang bertanggung jawab di ruang siber.
Kepala Diskominfo Kota Ambon, Ronald Lekransy, yang hadir sebagai narasumber utama menegaskan bahwa literasi digital menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Menurutnya, kemampuan menggunakan perangkat digital harus diimbangi dengan pemahaman mengenai keamanan siber, perlindungan data pribadi, serta etika dalam bermedia sosial. Tanpa kesadaran tersebut, generasi muda berpotensi menjadi korban maupun pelaku penyebaran informasi yang tidak benar di ruang digital.

“Generasi muda saat ini sangat dekat dengan teknologi. Karena itu, mereka harus dibekali kemampuan untuk berpikir kritis, memverifikasi informasi, serta memahami risiko yang ada di dunia digital,” kata Lekransy.
Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan prinsip “The Reasons Why Your Thumb Needs a 3-Seconds Delay” atau jeda tiga detik sebelum mengklik, membagikan, maupun merespons informasi yang diterima melalui media digital.
Menurut Lekransy, kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu pengguna internet memeriksa kebenaran informasi, menghindari penyebaran hoaks, serta melindungi diri dari berbagai ancaman digital seperti phishing, penipuan online, pencurian data pribadi, dan cyberbullying.
Ia menjelaskan bahwa literasi digital tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis menggunakan teknologi, tetapi juga menyangkut kemampuan berpikir kritis, kesadaran terhadap keamanan digital, dan tanggung jawab dalam berinteraksi di media sosial.
“Jangan sampai kecepatan jempol mengalahkan kemampuan berpikir. Setiap informasi yang diterima perlu disaring dan diverifikasi sebelum dipercaya atau dibagikan kepada orang lain,” ujarnya.
Lekransy menambahkan, penguatan literasi digital merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam mendukung transformasi digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Untuk itu, kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang cakap digital sekaligus berkarakter.
Sementara itu, pihak Sekolah Citra Kasih menyambut positif kerja sama tersebut sebagai upaya membekali siswa dengan kemampuan yang relevan terhadap tantangan zaman. Selain memahami manfaat teknologi, siswa juga diharapkan mampu mengenali berbagai risiko yang dapat muncul dalam aktivitas digital sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Citra Kasih dan Diskominfo Kota Ambon menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya mahir memanfaatkan teknologi, tetapi juga bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital.
Semangat Think Before You Click yang diusung dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi budaya positif di kalangan pelajar, sehingga mampu mendukung terciptanya ekosistem digital yang aman, sehat, dan produktif di Kota Ambon.(EM)