Hari Tenun Nasional dan HUT ke Empat Bakul Budaya Nusantara
Depok- Spektroom: Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Lita Rahmiati, S.Sos., M.P.P., menghadiri kegiatan Hari Tenun Nasional 2026 dan HUT Bakul Budaya Nusantara ke 4 di Auditorium Sok Hok Gie gedung IX FIB UI,pada Minggu (13/09/2026).
Kehadirannya mewakili Menteri Kebudayaan yang sedang menjalani tugas dinas lain di wilayah Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Lita menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Dapur Budaya Nusantara serta seluruh pihak yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan pelestarian budaya ini.
Ia menekankan bahwa perlindungan kebudayaan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah secara sepihak, melainkan membutuhkan kolaborasi kuat dari berbagai elemen masyarakat.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri; kolaborasi harus dibangun bersama -sama oleh semua pihak. Jadikan momen ini sebagai komitmen bersama untuk menjaga kekayaan Indonesia," ujar Lita.
Lita juga menyinggung latar belakang akademisnya yang pernah menempuh pendidikan Antropologi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI).
Baginya, kembali ke lingkungan kampus terasa seperti kembali ke masa lalu, mengingat ilmu antropologi memiliki keterkaitan yang sangat linier dengan bidang pekerjaannya saat ini di sektor kebudayaan.
"Kalau saya kembali ke UI itu seperti kembali ke masa lalu... jadi kalau bicara kebudayaan ternyata saya kerjanya di kebudayaan, jadi sangat linier, menjadi sangat menyatu dengan kehidupan saya," ungkapnya dengan penuh semangat.
Terkait upaya perlindungan budaya, Lita menjelaskan bahwa Kementerian Kebudayaan saat ini terus melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap objek-objek budaya, termasuk yang berada dalam kondisi habitat atau tingkat keberlanjutan yang rendah.
Langkah ini diambil agar negara dapat memberikan sambutan dan perlindungan yang tepat sesuai dengan kondisi masing-masing warisan budaya.
Dalam kesempatan tersebut, Lita juga memberikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Pers Nasional dan ulang tahun kepada Bakul Budaya Keempat.
Ia turut mengapresiasi kontribusi Wakil Walikota Depok dan para pemuda yang hadir, karena merekalah yang akan meneruskan estafet pelestarian kebudayaan di masa depan.
Kegiatan peresmian ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, yayasan, dan komunitas lokal mampu menghi aadupkan kembali nilai-nilai sejarah dan tradisi di tengah dinamika modernisasi.(Wis).