Trending

Tak Bisa Melihat Sejak Lahir, Daffa Hadaya Tampil di MTQ Nasional XXXI Cabang Hafalan Al-Qur'an

Tak Bisa Melihat Sejak Lahir, Daffa Hadaya Tampil di MTQ Nasional XXXI Cabang Hafalan Al-Qur'an
Daffa Hadaya tampil di MTQ Nasional XXXI Cabang Hafalan Al-Qur'an mewakili Sumatera Barat. (Foto: Biro Adpim SB)

Semarang-Spektroom : Keterbatasan penglihatan sejak lahir tidak menghalangi Daffa Hadaya untuk mencintai dan menghafal Al-Qur’an. Siswa MAN 2 Tanah Datar ini bahkan telah menyelesaikan hafalan 30 juz dan kini kembali dipercaya mewakili Sumatera Barat (Sumbar) pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Nasional di Semarang, Jawa Tengah.

Pada MTQ Nasional XXXI, Daffa mengikuti cabang Hafalan Al-Qur’an golongan 20 juz. Menariknya, ia memilih tampil pada kategori umum, bukan kategori khusus peserta tunanetra. Pada golongan ini, peserta dinilai berdasarkan kemampuan tahfiz, tajwid, dan fasahah.

Daffa lahir di Bukittinggi pada 20 Desember 2011 tanpa kemampuan melihat. Sejak kecil, ia mengenali lingkungan di sekitarnya melalui pendengaran, sentuhan, ingatan dan pengalaman. Namun, kondisi tersebut tidak pernah menjadi alasan baginya untuk berhenti belajar.

“Meskipun saya dari lahir sudah tidak bisa melihat. Saya yakin, dengan sungguh-sungguh saya akan bisa,” ujar Daffa di Semarang, Minggu (13/9/2026).

Kecintaannya terhadap Al-Qur’an tumbuh sejak usia dini. Daffa mulai mengenal bacaan Al-Qur’an melalui lantunan ayat yang didengarnya dari pengeras suara masjid. Dari sana, ia mulai membangun hafalan secara bertahap hingga akhirnya mampu menghafal 30 juz.

“Kalau untuk hafal saja alhamdulillah sudah 30 juz, tapi untuk berlomba masih di 20 juz,” katanya.

Perjalanan tersebut tidak lepas dari dukungan kedua orang tuanya, Mulyandri dan Harmayesi. Sang ayah merupakan Kepala MTsN 3 Mandailing Tanah Datar, sedangkan ibunya adalah guru Bahasa Inggris. Keduanya terus memberikan dorongan dan arahan kepada Daffa dalam menjalani proses pendidikan dan mengembangkan kemampuan menghafal Al-Qur’an.

“Saya juga mendapatkan dorongan dari kedua orang tua. Mereka sangat mendukung, menunjukkan dan mengarahkan,” tuturnya.

Ketekunan Daffa juga telah membuahkan sederet prestasi. Pada 2025, ia meraih juara 1 MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi serta juara 1 Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) se-ASEAN. Dalam Grand Final MHQ se-ASEAN yang digelar Yayasan Syekh Ali Jaber pada Maret 2025, Daffa bahkan meraih nilai sempurna 400 poin.

Prestasi lainnya diraih pada Madrasah Fest 2023 dengan menjadi juara 2 nasional kategori MHQ tingkat MTs. Ia juga pernah meraih juara 2 MTQ tingkat Provinsi Sumbar di Solok Selatan, juara 1 MTQ Kabupaten Tanah Datar di Pariangan pada cabang 15 juz tilawah, serta sejumlah prestasi lainnya di tingkat kabupaten.

Perjalanan Daffa dalam dunia MTQ telah dimulai sejak usia sembilan tahun. Saat mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Tanah Datar di Kecamatan Batipuh, ia meraih juara 3 kategori nontilawah. Pada MTQ tingkat Provinsi Sumbar di Padang Panjang tahun 2021, ia meraih juara harapan 3. Setahun kemudian, ia kembali berprestasi dengan meraih juara 2 MTQ Kabupaten Tanah Datar cabang 1 juz tilawah.

Pada MTQ Nasional XXXI di Semarang, Daffa kembali membawa nama Sumatera Barat setelah sebelumnya juga pernah menjadi bagian dari Kafilah Sumbar pada MTQ Nasional di Kalimantan Timur. Meski hasil pada ajang sebelumnya belum sesuai harapan, pengalaman tersebut menjadi bekal baginya untuk tampil lebih baik kali ini.

“Sebenarnya saya sudah sempat tampil mewakili Sumbar di MTQ Nasional di Kalimantan Timur, tapi belum beruntung. Doakan kali ini saya bisa tampil maksimal,” harap Daffa. (RRE/adpsb/bud)

Berita terkait

Dari Produk Lokal Menuju Pasar Global, UMKM Jakarta Bidik Transaksi Rp4,4 Miliar di ISEF 2026

Dari Produk Lokal Menuju Pasar Global, UMKM Jakarta Bidik Transaksi Rp4,4 Miliar di ISEF 2026

Jakarta - Spektroom : Peluang UMKM Jakarta menembus pasar internasional semakin terbuka melalui Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Fasilitasi Bank Indonesia (BI) terhadap 22 UMKM Jakarta dalam ajang ini menghasilkan potensi kesepakatan bisnis senilai Rp4,4 miliar dengan calon pembeli asal Belanda, sekaligus membuka peluang kemitraan dan memperluas pemasaran produk lokal

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Pemkot Surakarta Perkuat Sinergi dengan Polresta untuk Jaga Keamanan Kota

Pemkot Surakarta Perkuat Sinergi dengan Polresta untuk Jaga Keamanan Kota

Surakarta – Spektroom: Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Polresta Surakarta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah tingginya dinamika aktivitas Kota Solo. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani saat menghadiri kegiatan Lepas Kenal Kapolresta Surakarta, di Mapolresta, Jumat malam (16/10/

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
Sadewo Ingin Banyumas Jadi Pusat Pendidikan Unggulan di Jawa Tengah

Sadewo Ingin Banyumas Jadi Pusat Pendidikan Unggulan di Jawa Tengah

Banyumas-Spekttoom ,: Pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran menjadi tantangan yang perlu dijawab Kabupaten Banyumas untuk mencetak generasi muda berdaya saing. Pemerintah daerah menargetkan Banyumas berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan di Jawa Tengah, tanpa mengesampingkan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Bupati Banyumas Sadewo

Bian Pamungkas
Wako Tanjungpinang Tekankan Kepemimpinan Sekolah yang Reponsif dan Berorientasi pada Peserta Didik

Wako Tanjungpinang Tekankan Kepemimpinan Sekolah yang Reponsif dan Berorientasi pada Peserta Didik

Tanjungpinang–Spektroom : Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah memimpin rapat Koornasi (Rakor) bersama para Kepala Sekolah se-Kota Tanjungpinang untuk mendorong terbangunnya kesamaan langkah diantara satuan pendisikan dalam menyelesaikan persoalan secara cepat dan tepat. Rakor bersama Kepala sekolah se-Kota Tanjungpinang tersebut Wako, didampingi Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza di Aula

Desmawati, Rafles